Joko Anwar Buka Akses Gratis Aset Ghost in the Cell untuk UMKM, Film Tembus 86 Negara
Joko Anwar Buka Akses Gratis Aset Ghost in the Cell untuk UMKM, Film Tembus 86 Negara. Sutradara Joko Anwar memberikan ruang bagi pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) untuk ikut meramaikan film terbarunya, Ghost in the Cell, melalui pemanfaatan aset resmi tanpa biaya.
Kebijakan ini memungkinkan pelaku UMKM memproduksi dan menjual merchandise bertema film tersebut tanpa dikenakan royalti, selama tetap mengikuti ketentuan yang telah disiapkan.
Dalam penjelasan resminya, Joko menyebut penggunaan aset dan identitas visual film diperbolehkan secara bebas, khusus bagi pelaku usaha skala kecil.
Dukungan Nyata untuk UMKM Lokal
Langkah ini diambil sebagai bentuk dukungan terhadap pelaku usaha lokal agar dapat memanfaatkan momentum perilisan film yang mulai tayang di bioskop pada 16 April.
Namun demikian, penggunaan materi film tetap harus mengikuti aturan yang tercantum dalam folder aset yang telah dibagikan.
Joko juga mengingatkan agar pemanfaatan tersebut tidak melampaui skala UMKM, sehingga tetap sesuai dengan tujuan awal kebijakan.
Kisah Universal yang Menembus Batas Negara
Ghost in the Cell mengusung genre komedi horor dengan latar kritik terhadap kekuasaan dan praktik korupsi yang berdampak pada masyarakat kecil.
Cerita film ini menyoroti bagaimana kebenaran yang lama tersembunyi pada akhirnya muncul ke permukaan.
Menurut Joko, tema yang diangkat ternyata memiliki kedekatan dengan penonton lintas negara karena isu ketidakadilan dan korupsi bersifat universal.
Hal tersebut menjadi salah satu faktor yang mendorong film ini diminati secara global.
Tembus Distribusi Internasional
Film ini berhasil menarik minat pasar internasional dengan penjualan hak tayang ke 86 negara.
Wilayah distribusi mencakup Amerika Utara, Amerika Latin, Eropa, Australia, hingga berbagai negara di Asia.
Kerja sama dengan distributor asal Jerman, Plaion Pictures, turut membuka akses penayangan di kawasan berbahasa Jerman.
Pencapaian ini menunjukkan bahwa film tersebut dinilai relevan dan memenuhi standar penonton global.
Update Terbaru
Diduga Aniaya Staf, Politisi Gerindra Andi Tenri Walinonong Punya Harta Rp1,9 Miliar
Minggu / 26-07-2026, 04:42 WIB
Zulhas Akui Program Makan Bergizi Gratis Bermasalah, Siap Tanggung Jawab
Minggu / 26-07-2026, 04:42 WIB
Trailer Matchbox: The Movie Rilis, John Cena Kembali Adu Kecepatan
Minggu / 26-07-2026, 04:41 WIB
Ruang Ketiga bagi Penggemar Anime: Dari Perpustakaan hingga Kedai Teh
Minggu / 26-07-2026, 04:41 WIB
Titan Manga Lisensi LastBoss LoveDeath dan The Rabbit Circle, Rilis April 2027
Minggu / 26-07-2026, 04:41 WIB
Keponakan 21 Savage Bunuh Diri Usai Diduga Tembak Kakaknya
Minggu / 26-07-2026, 04:39 WIB
Casio Luncurkan G-Shock Edisi Terbatas Berwarna Oranye di AS
Minggu / 26-07-2026, 04:39 WIB
Lenovo Legion Y7MG Gaming Mouse Resmi Meluncur, Bawa Sensor PixArt PAW3950 dan Polling Rate 8.000Hz
Minggu / 26-07-2026, 04:39 WIB
Jadwal Mega Bollywood Paling Yahud 27 Juli - 2 Agustus 2026
Minggu / 26-07-2026, 04:00 WIB
Jadwal Bioskop Trans TV 27 Juli - 2 Agustus 2026
Minggu / 26-07-2026, 04:00 WIB
Harga Porsche 911 Bekas Turun Rp 224 Juta, Mobil Listrik Bekas Justru Naik
Minggu / 26-07-2026, 03:49 WIB
AS dan Negara Mitra Tenggelamkan Dua Kapal Angkatan Laut Pensiunan dalam Latihan RIMPAC
Minggu / 26-07-2026, 03:46 WIB
Bea Cukai Uzbekistan dan China Perluas Kerja Sama Langsung
Minggu / 26-07-2026, 03:42 WIB
Mike Vrabel Buka Kamp Latihan Patriots, Fokus ke Musim Baru
Minggu / 26-07-2026, 03:42 WIB







