Apa yang Harus Terjadi Setelah Ramadhan Menurut Khutbah Jumat 10 April 2026
al quran-freebiespic/pixabay-
Menjaga Konsistensi dalam Beribadah
Tanda lain dari diterimanya amal adalah adanya kelanjutan kebaikan setelahnya. Seorang muslim tidak menjadikan ibadah hanya sebagai aktivitas musiman yang terbatas pada bulan tertentu.
Allah SWT menegaskan tujuan penciptaan manusia dalam firman-Nya:
وَمَا خَلَقْتُ الْجِنَّ وَالْإِنْسَ إِلَّا لِيَعْبُدُونِ
“Aku tidak menciptakan jin dan manusia melainkan agar mereka beribadah kepada-Ku.” (QS. Adz-Dzariyat: 56)
Ibadah kepada Allah juga tidak memiliki batas waktu selama manusia masih hidup.
وَاعْبُدْ رَبَّكَ حَتَّى يَأْتِيَكَ الْيَقِينُ
“Sembahlah Tuhanmu sampai datang kepadamu yang diyakini (ajal).” (QS. Al-Hijr: 99)
Rasulullah SAW pun menegaskan bahwa amal yang paling dicintai Allah adalah amal yang dilakukan secara konsisten meskipun jumlahnya sedikit.
Melanjutkan Kebiasaan Baik Setelah Ramadhan
Beberapa amalan yang sebaiknya tetap dijaga setelah Ramadhan antara lain:
- Membiasakan membaca Al-Qur’an setiap hari.
- Melanjutkan puasa sunnah, termasuk puasa enam hari di bulan Syawal.
- Menjaga shalat fardhu tepat waktu dan menambah dengan shalat sunnah rawatib.
Kebiasaan baik yang lahir di bulan Ramadhan seharusnya menjadi fondasi untuk memperbaiki kehidupan seorang muslim sepanjang tahun.
Peringatan Agar Tidak Kembali kepada Kelalaian
Allah SWT juga mengingatkan agar manusia tidak kembali kepada keburukan setelah sebelumnya memperbaiki diri.
وَلَا تَكُونُوا كَالَّتِي نَقَضَتْ غَزْلَهَا مِنْ بَعْدِ قُوَّةٍ أَنْكَاثًا
“Janganlah kamu seperti seorang perempuan yang mengurai kembali benangnya setelah dipintal dengan kuat.” (QS. An-Nahl: 92)
Ayat ini menjadi peringatan agar seorang muslim tidak merusak amal yang telah dibangun selama Ramadhan dengan kembali kepada kemaksiatan dan kelalaian.
Mengisi Sisa Umur dengan Amal Saleh
Kehidupan manusia berjalan begitu cepat. Karena itu, setiap orang perlu mencari pintu kebaikan yang Allah bukakan dalam hidupnya.
Ada yang dimudahkan dalam ibadah shalat, sedekah, silaturahmi, menolong sesama, ataupun ibadah lainnya. Pintu kebaikan tersebut hendaknya dijaga dan terus diperkuat.
Rasulullah SAW bersabda bahwa ketika Allah menghendaki kebaikan pada seorang hamba, maka Dia akan memberinya taufik untuk melakukan amal saleh hingga akhir hayatnya.
Semoga Allah menjadikan kita termasuk hamba yang mampu menjaga kebaikan setelah Ramadhan dan terus istiqamah dalam ketaatan kepada-Nya.