Billboard ‘Aku Harus Mati’ Picu Kekhawatiran, Dokter Piprim Soroti Dampak pada Kesehatan Mental Anak
Sebuah billboard bertuliskan “Aku Harus Mati” yang terpajang di ruang publik memicu perhatian luas di media sosial.
Kalimat besar yang terlihat jelas dari jalan raya itu dinilai sebagian warganet berpotensi menimbulkan dampak psikologis bagi masyarakat yang melihatnya.
Billboard umumnya digunakan untuk mempromosikan berbagai produk atau karya hiburan agar mudah dilihat oleh publik.
Namun penggunaan kalimat bernuansa ekstrem seperti itu dianggap tidak sensitif terhadap isu kesehatan mental.
Kekhawatiran Dokter Piprim
Dokter anak Piprim Basarah Yanuarso menyampaikan kekhawatirannya melalui media sosial pada 3 April 2026.
Ia menyoroti kemungkinan dampak negatif terhadap anak dan remaja yang sedang mengalami tekanan psikologis.
Menurutnya, kasus gangguan mental pada kelompok usia muda terus meningkat sehingga pesan publik perlu lebih berhati-hati.
"Yth, Presiden Republik Indonesia dan pejabat terkait yang peduli dengan kesehatan mental anak-anak Indonesia. Pak Presiden, kasus anak dan remaja sakit mental makin meningkat pak. lalu ketika mereka sedang galau dan baca billboard besar 'aku harus mati' kira-kira mereka akan terinspirasi bunuh diri kan pak. Bagaimana bisa billboard seperti ini dibiarkan terpampang di muka publik. Sebagai dokter anak sekaligus Ketua Ikatan Dokter anak pak, Saya amat keberatan dengan billboard sampah ini," ujarnya.
Pemerintah Diminta Mengecek Billboard
Respons terhadap kekhawatiran tersebut datang dari Staf Khusus Menteri Keuangan Yustinus Prastowo.
Ia menyatakan pihak terkait akan meminta aparat pemerintah daerah untuk melakukan pengecekan langsung di lapangan.
"Dokter @dr.piprim terima kasih informasi dan concernnya. Sepenuhnya sependapat. Kami minta teman-teman Satpol PP untuk cek lapangan dan mitigasi. Matur nuwun Mbak @aditairawati untuk info dan atensinya," tulisnya.
Update Terbaru
Jennifer Coppen Ungkap Alasan Mantap Nikah dengan Justin Hubner
Rabu / 20-05-2026, 11:19 WIB
5 HP Midrange Terbaru Siap ke Indonesia: Baterai 9.020 mAh, RAM 12 GB, Chip Kencang
Rabu / 20-05-2026, 11:14 WIB
Toyota GR Car Meet 2026: Pameran 400 Mobil Modifikasi di GBK Senayan
Rabu / 20-05-2026, 11:09 WIB
6 Manga Horor Paling Menyeramkan yang Mengguncang Psikologis
Rabu / 20-05-2026, 11:04 WIB
Enno Lerian Kembangkan Bisnis Kuliner Puding Usai Pandemi
Rabu / 20-05-2026, 10:59 WIB
Fortinet Ungkap Ledakan 389% Ransomware Berbasis AI
Rabu / 20-05-2026, 10:54 WIB
Salmokji Jadi Film Horor Korea Paling Banyak Ditonton Sepanjang Masa
Rabu / 20-05-2026, 10:49 WIB
Lenovo dan Asus Siapkan Laptop Tipis untuk Saingi MacBook Neo
Rabu / 20-05-2026, 10:44 WIB
Mobil Niaga Ringan Mendominasi Pasar Otomotif Nasional
Rabu / 20-05-2026, 10:39 WIB
CEO Nvidia Jensen Huang Santap Mi Tradisional di Beijing
Rabu / 20-05-2026, 10:34 WIB
Joe Taslim dan Iko Uwais Pimpin Slate Film Aksi Indonesia di Cannes 2026
Rabu / 20-05-2026, 10:29 WIB
Muatan Berlebih Kendaraan Mempercepat Kerusakan Komponen Mobil
Rabu / 20-05-2026, 10:24 WIB
Chery Pantau Regulasi Insentif Baterai Nikel Pemerintah
Rabu / 20-05-2026, 10:19 WIB
Asus Luncurkan Adol Bluetooth Speaker Portabel Berdaya 20W
Rabu / 20-05-2026, 10:14 WIB






