close ads x

Kenapa Almaz Fried Chicken Banyak Yang Tutup? Benarkah Akibat Pro Palestina?

Kenapa Almaz Fried Chicken Banyak Yang Tutup? Benarkah Akibat Pro Palestina?

Almaz-Instagram-

Almaz Fried Chicken banyak menutup gerai karena kombinasi beberapa masalah bisnis, terutama ekspansi yang terlalu cepat, persoalan operasional, serta kritik pelanggan terhadap kualitas produk dan layanan. Berikut penjelasan utamanya.

1. Ekspansi Terlalu Cepat

Almaz Fried Chicken sempat melakukan ekspansi agresif dengan membuka lebih dari 70 cabang hanya dalam sekitar 7 bulan.

Langkah ini membuat pertumbuhan bisnis jauh lebih cepat dibanding kesiapan manajemen dan sistem operasionalnya. Akibatnya muncul berbagai masalah seperti:

  • standar kualitas yang tidak konsisten
  • kontrol operasional yang lemah
  • kesulitan menjaga manajemen cabang

Ekspansi cepat tanpa fondasi bisnis yang kuat sering membuat brand franchise atau kemitraan mengalami gangguan operasional.

2. Banyak Keluhan Pelanggan

Beberapa pelanggan menyampaikan ulasan negatif terkait:

  • rasa ayam yang dianggap kurang konsisten
  • kebersihan di beberapa outlet
  • pelayanan yang dinilai kurang baik

Keluhan tersebut sempat ramai di media sosial dan platform review, sehingga berdampak pada reputasi brand.

3. Masalah Operasional

Sebagian gerai mengalami kendala operasional seperti:

  • manajemen stok bahan baku
  • kualitas produk yang berbeda antar cabang
  • pelatihan karyawan yang belum merata

Karena itu beberapa outlet ditutup sementara untuk evaluasi dan perbaikan sistem.

4. Cita Rasa Tidak Selalu Cocok

Almaz membawa konsep ayam goreng dengan bumbu khas Timur Tengah (Arab).

Di beberapa daerah, rasa ini dianggap kurang cocok dengan selera lokal, sehingga penjualan tidak stabil.

5. Keluhan Proses Sertifikasi Halal

Pendiri Almaz juga pernah menyampaikan keluhan mengenai:

  • proses pengurusan sertifikasi halal yang dinilai lama
  • biaya yang dianggap cukup tinggi

Hal ini disebut turut mempengaruhi operasional bisnis.

6. Masalah Kemitraan

Ada laporan bahwa sejumlah mitra atau investor mengalami kerugian, yang kemungkinan terkait dengan:

  • performa outlet yang tidak sesuai harapan
  • sistem kemitraan yang belum matang

7. Penutupan untuk Evaluasi

Beberapa cabang memang ditutup sementara untuk evaluasi total, terutama setelah banyak komplain pelanggan.

Sebagian gerai kemudian dibuka kembali setelah perbaikan operasional, meski tidak semua cabang bertahan.

TAG:
Sumber:

Berita Lainnya