Harga BBM Subsidi Tunggu Keputusan Presiden, Bahlil Pastikan Prioritas untuk Rakyat Kecil
bensin-pixabay-
Isu kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi yang disebut-sebut berlaku mulai 1 April 2026 mendapat tanggapan dari Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia.
Bahlil menegaskan pemerintah tetap menempatkan perlindungan masyarakat kecil sebagai pertimbangan utama dalam kebijakan terkait BBM bersubsidi.
Ia menyebut keputusan akhir mengenai harga BBM subsidi berada di tangan Presiden Prabowo Subianto.
Keputusan Akhir Ada di Presiden
Bahlil menyampaikan bahwa arah kebijakan terkait BBM subsidi akan ditentukan langsung oleh kepala negara.
Menurutnya, Presiden selalu mempertimbangkan dampak kebijakan terhadap masyarakat kecil sebelum mengambil keputusan.
"Insya Allah atas arahan Bapak Presiden, untuk BBM subsidi sampai dengan sekarang saya pikir Bapak Presiden punya hatilah untuk memperhatikan rakyat kecil. Percayalah. Nanti tunggu tanggal mainnya, Bapak Presiden akan memutuskan seperti apa untuk kebaikan rakyat, bangsa dan negara," kata Bahlil dalam pernyataannya.
Dua Skema Harga BBM
Bahlil juga menjelaskan bahwa pengaturan harga BBM di Indonesia mengacu pada skema yang tercantum dalam Peraturan Menteri ESDM tahun 2022.
Regulasi tersebut membedakan harga BBM untuk sektor industri dan non-industri.
- BBM sektor industri mengikuti mekanisme pasar.
- BBM subsidi ditetapkan melalui kebijakan pemerintah.
Ia mencontohkan BBM dengan kadar oktan tinggi seperti RON 95 dan RON 98 yang masuk kategori industri.
Harga jenis BBM tersebut bergerak mengikuti dinamika pasar energi global tanpa perlu pengumuman resmi pemerintah.
"Kalau yang industri tanpa diumumkan pun dia terus terjadi berdasarkan harga pasar. Jadi mau diumumkan atau tidak diumumkan dia akan mengikuti harga pasar," ujarnya.