close ads x

Khutbah Jumat 3 April 2026: 3 Perkara yang Menopang Sikap Istiqamah dalam Beribadah

Khutbah Jumat 3 April 2026: 3 Perkara yang Menopang Sikap Istiqamah dalam Beribadah

masjid-pixabay-

Istiqamah merupakan sikap teguh dalam mempertahankan keimanan dan konsisten menjalankan ketaatan kepada Allah SWT. Sikap ini tidak hanya berkaitan dengan banyaknya amal, tetapi bagaimana seorang hamba mampu menjaga amal tersebut secara terus-menerus.

Karena itu, umat Islam tidak sekadar dituntut rajin beribadah, tetapi juga mampu mempertahankan konsistensi dalam menjalankannya. Keteguhan tersebut menjadi bekal penting agar amal saleh terus mengiringi kehidupan hingga akhir hayat.



Allah SWT berfirman dalam Al-Qur’an:

فَاسْتَقِمْ كَمَآ اُمِرْتَ وَمَنْ تَابَ مَعَكَ وَلَا تَطْغَوْاۗ اِنَّهٗ بِمَا تَعْمَلُوْنَ بَصِيْرٌ

“Maka tetaplah engkau pada jalan yang benar sebagaimana diperintahkan kepadamu dan orang-orang yang telah bertaubat bersamamu, serta janganlah melampaui batas. Sesungguhnya Dia Maha Melihat apa yang kamu kerjakan.” (QS Hud:112).

Hakikat Istiqamah dalam Kehidupan Seorang Muslim


Dalam pengertian umum, istiqamah berarti keteguhan hati dalam memegang prinsip. Dalam konteks keislaman, sikap ini merujuk pada komitmen yang kuat untuk terus menjaga tauhid, menjalankan ibadah, serta memperbaiki akhlak.

Seseorang yang istiqamah diibaratkan seperti batu karang di tengah lautan. Ia tetap kokoh meskipun diterpa ombak yang besar dan tidak mudah goyah oleh berbagai godaan.

Amal yang dilakukan secara konsisten, meskipun kecil, justru memiliki nilai besar di sisi Allah SWT.

فَمَنْ يَّعْمَلْ مِثْقَالَ ذَرَّةٍ خَيْرًا يَّرَهٗۚ وَمَنْ يَّعْمَلْ مِثْقَالَ ذَرَّةٍ شَرًّا يَّرَهٗ

“Barang siapa mengerjakan kebaikan seberat zarrah, niscaya dia akan melihat balasannya. Dan barang siapa mengerjakan kejahatan seberat zarrah, niscaya dia akan melihat balasannya.” (QS Al-Zalzalah: 7–8).

Tiga Hal yang Menjadi Penopang Sikap Istiqamah

1. Memulai dari Amal yang Mudah dan Ringan

Langkah pertama untuk menjaga istiqamah adalah memilih amal saleh yang ringan namun dapat dilakukan secara rutin. Amal yang terlalu berat sering kali membuat seseorang cepat merasa lelah sehingga tidak mampu mempertahankannya.

  • Membaca Al-Qur’an satu ayat setiap hari.
  • Memberi sedekah dalam jumlah kecil secara rutin.
  • Menjaga shalat wajib dengan lebih khusyuk.

Kebiasaan kecil yang dilakukan terus-menerus lebih dicintai Allah dibandingkan amal besar yang hanya dilakukan sesekali.

Baca juga: Profil Clara Shinta Selebgram yang Bongkar Video Perselingkuhan Sang Suami Alexander Assad dengan Bella Hot: Umur, Agama dan Akun IG

TAG:
Sumber:

Berita Lainnya