close ads x

Jawaban Pada Piala Dunia FIFA 2014, Meksiko Tersingkir oleh Belanda Setelah Pelanggaran Kontroversial Siapa?

Jawaban Pada Piala Dunia FIFA 2014, Meksiko Tersingkir oleh Belanda Setelah Pelanggaran Kontroversial Siapa?

Stadion GBK--

Laga babak 16 besar Piala Dunia FIFA 2014 antara Meksiko dan Belanda menjadi salah satu pertandingan paling diingat karena drama dan kontroversi di menit akhir.

Pertandingan ini tidak hanya menyajikan comeback dramatis, tetapi juga keputusan penalti yang hingga kini masih diperdebatkan.

Jalannya Pertandingan



Pada babak pertama, kedua tim bermain hati-hati dalam kondisi cuaca panas. Meksiko tampil lebih agresif, namun belum mampu mencetak gol hingga turun minum.

Memasuki babak kedua, Meksiko berhasil unggul lebih dulu melalui gol Giovani dos Santos pada menit ke-48.

Setelah itu, Meksiko cenderung bermain defensif untuk mempertahankan keunggulan, sementara Belanda terus meningkatkan tekanan.

Gol Balasan dan Momen Penentu


Belanda akhirnya menyamakan kedudukan pada menit ke-88 lewat gol Wesley Sneijder. Situasi semakin menegangkan memasuki masa injury time.

Pada menit 90+4, terjadi insiden yang menjadi pusat kontroversi. Arjen Robben terjatuh di dalam kotak penalti setelah kontak dengan Rafael Márquez.

Wasit kemudian memberikan penalti kepada Belanda.

Siapa Pelanggaran Kontroversial

Momen kontroversial tersebut melibatkan Arjen Robben yang terjatuh di kotak penalti setelah kontak dengan Rafael Márquez.

Keputusan penalti ini menuai perdebatan karena sebagian pihak menilai insiden tersebut terlalu mudah terjadi.

Gol Penentu Kemenangan

Penalti dieksekusi oleh Klaas-Jan Huntelaar dan berhasil menjadi gol. Belanda pun berbalik unggul 2-1 dan memastikan kemenangan.

Hasil tersebut membuat Meksiko tersingkir dari turnamen.

Kontroversi yang Melekat

Keputusan penalti tersebut memicu reaksi luas. Banyak yang menganggap insiden itu tidak layak berujung penalti.

Ungkapan “No era penal” pun muncul dan menjadi populer, terutama di kalangan pendukung Meksiko.

Hingga kini, kejadian tersebut masih sering disebut sebagai salah satu momen paling kontroversial dalam sejarah Piala Dunia.

Sumber:

BERITA TERKAIT

Berita Lainnya