close ads x

Kisah Awal Mula Manusia Diperintahkan Berpuasa dalam Khutbah Jumat, 27 Maret 2026

Kisah Awal Mula Manusia Diperintahkan Berpuasa dalam Khutbah Jumat, 27 Maret 2026

masjid-pixabay-

Puasa di bulan Ramadhan merupakan kewajiban bagi setiap muslim yang telah memenuhi syarat. Ibadah ini tidak sekadar menahan lapar dan dahaga, tetapi juga melatih kesabaran, mengendalikan amarah, serta menahan hawa nafsu.

Dalam sebuah khutbah yang disampaikan Dr. KH. Musta’in Syafi’i, M.Ag., dijelaskan bahwa perintah puasa memiliki akar sejarah panjang dalam ajaran agama, bahkan telah dikenal sejak umat-umat terdahulu.



Khutbah ini menyoroti kisah awal mula manusia diwajibkan berpuasa yang berkaitan dengan peristiwa Nabi Adam a.s. dan Hawa ketika berada di surga.

Pembukaan Khutbah

اِنَّ الْحَمْدَ لِلَّهِ نَحْمَدُهُ وَنَسْتَعِيْنُهُ وَنَسْتَغْفِرُهُ وَنَعُوْذُ بِاللهِ مِنْ شُرُوْرِ أَنْفُسِنَا وَسَيّئَاتِ أَعْمَالِنَا مَنْ يَهْدِهِ اللهُ فَلاَ مُضِلّ لَهُ وَمَنْ يُضْلِلْ فَلاَ هَادِيَ لَهُ أَشْهَدُ أَنْ لاَ إِلهَ إِلاّ اللهُ وَأَشْهَدُ أَنّ مُحَمّدًا عَبْدُهُ وَرَسُوْلُه اَللهُمّ صَلّ وَسَلّمْ عَلى سيّدنا مُحَمّدٍ وَعَلى آلِهِ وِأَصْحَابِهِ وَمَنْ تَسْلِيمًا كَثِيْرًا

اتَّقُوا اللَّهَ مَا اسْتَطَعْتُمْ فَقَدْ فَازَ المُتَّقُوْنَ


يَـٰٓأَيُّهَا ٱلَّذِينَ ءَامَنُوا۟ كُتِبَ عَلَيْكُمُ ٱلصِّيَامُ كَمَا كُتِبَ عَلَى ٱلَّذِينَ مِن قَبْلِكُمْ لَعَلَّكُمْ تَتَّقُونَ

Puasa Sudah Ada Sejak Umat Terdahulu

Ayat tersebut menjelaskan bahwa kewajiban berpuasa tidak hanya berlaku bagi umat Nabi Muhammad SAW. Umat-umat sebelumnya juga telah mendapatkan syariat yang sama.

Karena itu, umat Islam seharusnya tidak mengeluhkan rasa lapar maupun haus ketika menjalankan puasa. Ibadah ini justru menjadi sarana untuk meningkatkan kualitas ketakwaan kepada Allah SWT.

Seseorang yang melewati bulan Ramadhan tanpa perubahan sikap dan perilaku perlu melakukan introspeksi. Apakah sifat marah telah berkurang, apakah keserakahan masih menguasai diri, atau apakah kebiasaan menggunjing masih dilakukan.

Kisah Nabi Adam dan Awal Puasa

Dalam penjelasan para ulama tafsir, salah satu gambaran paling awal tentang praktik puasa merujuk pada kisah Nabi Adam a.s. dan Hawa.

Keduanya pernah merasakan kenikmatan hidup di surga dengan berbagai kenikmatan yang tersedia. Namun terdapat satu larangan, yaitu tidak memakan buah Khuldi.

Godaan membuat keduanya mencicipi buah tersebut. Akibatnya, Nabi Adam dan Hawa harus meninggalkan surga.

Peristiwa itu menjadi pelajaran penting tentang ketaatan kepada perintah Allah. Dalam beberapa penafsiran disebutkan bahwa Nabi Adam kemudian membersihkan diri melalui ibadah puasa dan munajat kepada Allah pada malam hari.

Para ulama menilai peristiwa tersebut sebagai salah satu gambaran awal praktik puasa dalam sejarah manusia.

Baca juga: Jadwal Mega Bollywood Paling Yahud 27 – 29 Maret 2026

TAG:
Sumber:

Berita Lainnya