close ads x

Sopir Mengantuk Picu Kecelakaan Isuzu Elf di Majalengka yang Tewaskan Enam Penumpang

Sopir Mengantuk Picu Kecelakaan Isuzu Elf di Majalengka yang Tewaskan Enam Penumpang

Elf-Instagram-

Kecelakaan lalu lintas fatal terjadi di Kabupaten Majalengka, Jawa Barat, saat periode libur Lebaran. Sebuah minibus Isuzu Elf yang membawa rombongan keluarga mengalami kecelakaan hingga menewaskan enam orang penumpang.

Peristiwa tersebut berlangsung di Jalan Raya Panjalu–Cikijing, tepatnya di Blok Maniis Tonggoh, Desa Maniis, Kecamatan Cingambul, Senin malam sekitar pukul 23.05 WIB.

Kronologi Kendaraan Hilang Kendali



Kepolisian menyebut kendaraan melaju dari arah Panjalu menuju Cikijing ketika insiden terjadi. Mobil dikemudikan oleh Hasyim Adnan dan membawa rombongan keluarga yang berasal dari Karawang.

Berdasarkan keterangan kepolisian, kondisi jalan saat itu licin serta memiliki kontur menurun dan tikungan tajam. Situasi tersebut diduga diperparah oleh kondisi pengemudi yang sudah lelah.

Kasat Lantas Polres Majalengka AKP Pandu Surya Renata menjelaskan, kendaraan akhirnya kehilangan kendali saat melintas di lokasi tersebut.


"Kronologis kejadian bermula saat kendaraan Isuzu Elf yang dikemudikan oleh saudara Hasyim Adnan melaju dari arah Panjalu menuju Cikijing. Saat melintasi jalanan yang licin serta menurun dan menikung tajam di Blok Maniis Tonggoh, pengemudi diduga dalam kondisi mengantuk dan kelelahan," ujarnya dalam penjelasan kepada media.

Mobil kemudian oleng ke sisi kanan jalan dan masuk ke parit di tepi jalur. Setelah itu kendaraan terguling hingga posisi roda berada di bagian atas.

Perjalanan Panjang Tanpa Istirahat

Salah satu penumpang yang selamat, Ratna Wulan, mengungkapkan perjalanan rombongan dimulai sejak Minggu pagi sekitar pukul 06.00 WIB dari Karawang menuju Ciamis.

Rombongan terlebih dahulu melakukan ziarah sebelum melanjutkan perjalanan wisata ke Pangandaran.

"Berangkat itu Minggu pagi jam enam ke daerah Ciamis buat ziarah. Sampai sana sekitar jam tujuh, terus setelah ziarah kita lanjut jalan-jalan ke Pangandaran," kata Ratna.

Setelah berada di Pangandaran hingga sore hari, rombongan meninggalkan lokasi sekitar pukul 16.00 WIB. Mereka sempat kembali ke wilayah Ciamis pada malam hari untuk makan serta mengambil barang sebelum melanjutkan perjalanan pulang.

Menurut Ratna, sebagian penumpang sebenarnya telah menyarankan agar sopir beristirahat terlebih dahulu karena belum sempat tidur.

"Tadinya disuruh istirahat dulu karena belum sempat istirahat. Tapi sopirnya mau langsung pulang karena mobilnya sudah ada yang nyarter lagi," ujarnya.

Baca juga: Didit Hediprasetyo Jembatani Silaturahmi Prabowo dengan Keluarga Presiden Terdahulu saat Lebaran

TAG:
Sumber:

Berita Lainnya