PART 2 Video Kades di Balangan Full Durasi 7 Menit 31 Detik di DOOD, Awas UU ITE Mengancam No Sensor
Ilustrasi video --
Kades di Balangan Akui Terlibat dalam Video Asusila yang Viral di Media Sosial
Kasus video asusila yang ramai beredar di media sosial dan dikaitkan dengan seorang kepala desa di Kabupaten Balangan, Kalimantan Selatan, memasuki tahap baru. Pria yang sebelumnya hanya diduga sebagai pemeran dalam rekaman tersebut kini mengakui keterlibatannya.
Pengakuan itu disampaikan langsung kepada penyidik setelah yang bersangkutan menjalani pemeriksaan oleh Kepolisian Resor Balangan.
Pengakuan Disampaikan Saat Pemeriksaan
Kepala Satuan Reserse Kriminal Polres Balangan AKP Ferry Kurniawan Goenawi menjelaskan bahwa pria yang diperiksa menyatakan dirinya merupakan sosok laki-laki yang tampil dalam video tersebut.
“Untuk sementara yang bersangkutan mengaku kalau yang ada di dalam video tersebut adalah dirinya,” ujar Ferry dalam keterangannya pada Sabtu, 14 Maret 2026.
Penyidik masih terus mendalami keterangan tersebut untuk memastikan seluruh fakta yang berkaitan dengan pembuatan dan penyebaran rekaman tersebut.
Video Berdurasi Lebih dari Tujuh Menit
Rekaman yang menjadi sorotan publik memiliki durasi sekitar tujuh menit sepuluh detik. Dalam video tersebut terlihat seorang pria dan wanita berada di dalam sebuah ruangan.
Dugaan identitas pria dalam video mencuat setelah warganet menilai suara yang terdengar mirip dengan seorang kepala desa yang bertugas di Kecamatan Awayan.
Diduga Berasal dari Siaran Langsung
Video itu pertama kali menjadi perhatian luas setelah beredar melalui akun media sosial bernama Dea Adellia. Rekaman tersebut kemudian dibagikan ulang di berbagai platform dan memicu reaksi dari warganet.
- Video disebut berasal dari siaran langsung di TikTok.
- Lebih dari 200 penonton diduga menyaksikan siaran tersebut.
- Rekaman memperlihatkan pria dan wanita berbincang sambil bermesraan di depan kamera.
Penyebaran video itu memunculkan berbagai respons publik, termasuk desakan agar aparat penegak hukum segera menelusuri kebenaran identitas pemeran di dalamnya.
Polisi Masih Dalami Unsur Pelanggaran
Pihak kepolisian menyatakan proses penyelidikan masih berjalan. Penyidik saat ini mengumpulkan bukti dan keterangan tambahan untuk memastikan apakah terdapat unsur pidana dalam peristiwa tersebut.
Penetapan status hukum terhadap pihak terkait akan dilakukan setelah seluruh unsur yang diperlukan dalam perkara tersebut terpenuhi.
Kepolisian juga mengingatkan masyarakat untuk tidak kembali menyebarluaskan rekaman tersebut dan menyerahkan penanganan sepenuhnya kepada aparat yang berwenang.