Keisuke Honda Kehilangan Kontrak Iklan Setelah Dukung Iran Tampil di Piala Dunia 2026
Keisuke Honda--
Mantan bintang Timnas Jepang, Keisuke Honda, mengungkap bahwa dirinya kehilangan peluang kerja sama iklan setelah menyampaikan pendapat terkait partisipasi Iran di Piala Dunia 2026.
Pernyataan tersebut disampaikan Honda melalui akun media sosial X. Ia menanggapi kabar yang menyebut Timnas Iran mempertimbangkan untuk mundur dari turnamen sepak bola terbesar di dunia itu.
Dukung Iran Tetap Berlaga
Dalam unggahannya, Honda mengakui bahwa isu tersebut sensitif, tetapi secara pribadi ia berharap Iran tetap bisa berpartisipasi dalam Piala Dunia 2026.
Pendapat tersebut kemudian memicu konsekuensi yang tidak ia duga. Honda menyebut ada perusahaan asal Amerika Serikat yang membatalkan kerja sama iklan yang hampir disepakati dengannya.
Iklan tersebut rencananya akan ditayangkan bertepatan dengan penyelenggaraan Piala Dunia 2026.
Honda Tegaskan Sikapnya
Menanggapi pembatalan tersebut, Honda menegaskan bahwa ia tidak ingin bekerja sama dengan perusahaan yang menurutnya mengambil keputusan tanpa memahami inti persoalan.
Mantan pemain yang pernah memperkuat AC Milan itu menyatakan bahwa keputusan perusahaan tersebut didasarkan pada alasan yang ia nilai keliru.
Ketegangan Iran dan Amerika Serikat
Situasi ini muncul di tengah memanasnya hubungan antara Iran dan Amerika Serikat menjelang Piala Dunia 2026.
Iran sebelumnya sempat menyatakan kesiapan untuk mundur dari turnamen tersebut. Ketegangan politik antara kedua negara disebut menjadi salah satu pemicunya.
FIFA sendiri telah memberikan jaminan keamanan agar Iran tetap dapat berpartisipasi dalam turnamen yang akan digelar di Amerika Serikat, Kanada, dan Meksiko.
Namun pernyataan Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, yang tidak menjamin keselamatan pemain Iran memicu reaksi keras dari pihak Team Melli.
Tim nasional Iran bahkan menyindir bahwa persoalan bukan pada kelayakan mereka bermain, melainkan pada kesiapan tuan rumah dalam menjamin keamanan turnamen.