Sejumlah pihak diduga menyebarkan tautan palsu yang diklaim sebagai akses menuju video lengkap. Padahal, banyak tautan tersebut justru mengarah ke situs berbahaya.

Beberapa di antaranya berpotensi melakukan phishing atau menyebarkan malware yang dapat membahayakan perangkat serta data pribadi pengguna.

Ada pula tautan yang membawa pengguna ke halaman penuh iklan mencurigakan atau situs yang mencoba mengambil informasi pribadi.

Rasa takut ketinggalan informasi atau fenomena fear of missing out (FOMO) sering membuat sebagian pengguna tetap membuka tautan tersebut meskipun keamanannya belum jelas.

Jalur Penyebaran Tautan yang Perlu Diwaspadai

  • Grup Telegram yang membagikan link tanpa verifikasi
  • Tautan di platform X yang mengarah ke situs tidak jelas
  • Shortlink yang berpotensi mencuri cookie atau data akun
  • Konten TikTok yang hanya memanfaatkan judul sensasional untuk menarik klik

Sejumlah analisis keamanan digital menyebutkan bahwa membuka tautan mencurigakan tanpa verifikasi dapat meningkatkan risiko kebocoran data pribadi.

Penyebaran Konten Berisiko Memicu Sanksi Hukum

Selain ancaman keamanan digital, penyebaran konten yang melanggar norma kesusilaan juga dapat berujung pada konsekuensi hukum.

Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik (UU ITE) mengatur bahwa setiap orang yang dengan sengaja mendistribusikan atau membuat dapat diaksesnya konten yang melanggar kesusilaan dapat dikenai sanksi pidana.

Ancaman hukumannya berupa pidana penjara hingga enam tahun serta denda maksimal Rp1 miliar.

Karena itu, masyarakat diimbau lebih berhati-hati dan tidak sembarangan membagikan tautan atau konten yang belum jelas kebenarannya.

Langkah Aman Menghindari Tautan Berbahaya

  • Periksa alamat domain sebelum membuka tautan
  • Hindari memasukkan data pribadi di situs yang tidak terpercaya
  • Gunakan antivirus dengan perlindungan web aktif
  • Jangan mengunduh file .apk atau .exe dari sumber tidak resmi
  • Cek ulasan atau komentar pengguna lain terkait tautan tersebut
  • Laporkan konten spam atau menyesatkan di media sosial
  • Aktifkan verifikasi dua langkah pada akun penting

Di tengah maraknya konten viral di media sosial, pengguna internet diingatkan untuk tetap kritis dan berhati-hati saat membuka tautan yang beredar agar terhindar dari phishing, malware, maupun penyalahgunaan data pribadi.