close ads x

Apa Penyebab Reza Arap Pamit dari Marapthon? Benarkah Akibat Didiagnosis Stres Berat?

Apa Penyebab Reza Arap Pamit dari Marapthon? Benarkah Akibat Didiagnosis Stres Berat?

Reza--

Streamer dan kreator konten Reza Oktovian atau Reza Arap sempat meninggalkan siaran langsung Marapthon: The Last Tale setelah kondisinya disebut tidak stabil secara mental.

Momen tersebut terekam dalam sebuah cuplikan video yang kemudian ramai beredar di media sosial pada Senin, 9 Maret 2026.



Dalam video itu, Reza Arap terlihat berpamitan kepada rekan-rekannya yang ikut dalam program live streaming tersebut sebelum meninggalkan lokasi.

Pamit di Tengah Siaran Maraton

Reza Arap diketahui menjadi salah satu penggagas Marapthon yang disiarkan melalui kanal YouTube miliknya, YB, dengan jutaan pelanggan.

Program tersebut dirancang sebagai siaran maraton yang berlangsung selama 100 hari tanpa henti.


Sebelum keluar dari rumah tempat kegiatan berlangsung, Reza Arap menyalami sejumlah anggota tim seperti Aloy, Ibot, Niko, Tepe, Garry, Yuka, dan Bravy.

Dengan suara pelan, ia menyampaikan pamit kepada mereka dan meninggalkan lokasi siaran.

Didiagnosis Mengalami Gangguan Depresi

Setelah kepergian tersebut, Teguh Prakoso atau Tepe menjelaskan kondisi yang dialami rekannya.

Menurutnya, Reza Arap sebelumnya telah berkonsultasi dengan tenaga profesional dan mendapatkan diagnosis gangguan depresi berat.

“Kondisinya cukup kompleks. Arap itu kemarin ke psikolog dan psikiater, didiagnosa intinya stres berat,” kata Tepe saat menjelaskan situasi tersebut.

Ia menambahkan bahwa teman-teman sebenarnya sudah menyarankan agar Reza Arap beristirahat lebih dulu dari aktivitas streaming.

Sempat Memaksakan Diri Tampil

Meski disarankan untuk berhenti sementara, Reza Arap disebut sempat memaksakan diri tetap muncul di depan kamera.

Tekanan dari berbagai komentar negatif di internet juga disebut menjadi salah satu faktor yang memperberat kondisi mentalnya.

“Beberapa hari terakhir banyak yang menghujat dia. Padahal dia melakukan itu dalam kondisi mental yang tidak sehat,” ujar Tepe.

Baca juga: Profil Ulta Levenia Disorot Usai Paparkan 20 Poin Rencana Perdamaian Gaza dari Board of Peace

TAG:
Sumber:

Berita Lainnya