Skema tersebut dirancang untuk memperkuat kemandirian pertahanan sekaligus membangun ekosistem logistik dan dukungan teknis di dalam negeri. Selain itu, kerja sama ini juga diharapkan mempercepat proses alih teknologi ke industri pertahanan nasional.

M-346 F Block 20 akan diintegrasikan dalam sistem pelatihan penerbang berbasis Live, Virtual, and Constructive. Melalui pendekatan ini, pesawat tersebut diproyeksikan menjadi tulang punggung dalam menyiapkan pilot TNI AU sebelum beralih ke jet tempur generasi yang lebih maju.

Dengan rekam jejak operasional yang telah mencatatkan ratusan ribu jam terbang di berbagai negara, platform M-346 dinilai efektif sebagai sarana transisi menuju sistem tempur udara masa depan.

Penandatanganan Letter of Intent ini menandai tahap awal sebelum masuk ke pembahasan lanjutan. Para pihak kini bersiap melanjutkan proses menuju kontrak pengadaan guna merealisasikan kerja sama tersebut dalam waktu mendatang.