Adu Kekuatan Bhayangkara FC vs Borneo FC di BRI Super League, Pesut Etam Unggul Kualitas Skuad
Bhayangkara-Instagram-
Pertemuan Bhayangkara FC melawan Borneo FC pada pekan ke-20 BRI Super League 2025/2026 bukan sekadar adu taktik di lapangan. Laga ini juga memperlihatkan kontras kualitas materi pemain yang dimiliki kedua tim.
Partai tersebut dijadwalkan berlangsung di Stadion Sumpah Pemuda, Bandar Lampung, Sabtu (7/2/2026) sore WIB. Borneo FC datang dengan status salah satu tim terkuat musim ini, sementara Bhayangkara FC masih berupaya menjaga konsistensi sebagai tim promosi.
Perbedaan Posisi dan Produktivitas
Perbandingan paling mudah terlihat dari papan klasemen. Borneo FC bertengger di posisi kedua dengan catatan produktivitas yang tinggi, yakni 43 gol dari 19 pertandingan.
Di sisi lain, Bhayangkara FC berada di peringkat kesembilan dengan raihan 26 poin. Perbedaan ini mencerminkan jarak performa yang cukup lebar di antara kedua tim.
Nilai Pasar Skuad Jadi Pembeda
Secara finansial, Borneo FC juga unggul. Total nilai pasar skuad Pesut Etam mencapai sekitar Rp91,43 miliar, menempatkan mereka sebagai salah satu klub dengan komposisi pemain termahal di liga musim ini.
Adapun Bhayangkara FC memiliki nilai pasar sekitar Rp84,91 miliar. Meski mengalami peningkatan berkat aktivitas transfer, angka tersebut masih berada di bawah Borneo FC.
Kontribusi Pemain Asing Borneo FC
Kualitas pemain asing menjadi salah satu kekuatan utama tim asuhan Fabio Lefundes. Mariano Peralta tampil sebagai motor serangan dengan torehan 10 gol dan 8 assist dari 19 laga.
Selain Peralta, kontribusi signifikan juga datang dari Joel Vinicius yang mencetak tujuh gol dan dua assist. Douglas Coutinho serta Juan Felipe Villa turut memberi dampak nyata di lini depan.
Bhayangkara FC Bertumpu pada Beberapa Nama
Bhayangkara FC belum memiliki kedalaman kontribusi yang merata. Ilija Spasojevic menjadi top skor tim dengan empat gol sejauh musim ini.
Dukungan gol lainnya datang dari Fareed Sadat dan Dendy Sulistyawan, yang masing-masing mencatatkan tiga gol.
Baca juga: Baal dalam Mitologi Kuno dan Isu yang Dikaitkan dengan Kasus Jeffrey Epstein