Selain itu, data juga dicocokkan dengan BKN untuk memastikan tidak ada aparatur sipil negara yang masih tercatat sebagai penerima bantuan sosial.

Dari hasil koreksi tersebut, jutaan penerima dialihkan karena ditemukan ketidaksesuaian antara data dan kondisi lapangan.

Target 300 Ribu Keluarga Lulus Bansos pada 2026

Untuk tahun 2026, pemerintah menargetkan sekitar 300.000 keluarga penerima manfaat dapat lulus atau mengalami graduasi dari program bantuan sosial.

Keluarga yang lulus akan diarahkan mengikuti program pemberdayaan ekonomi, dengan indikator utama kemampuan menghasilkan pendapatan yang lebih tinggi dibandingkan nilai bansos.

Pada akhir 2025, ratusan keluarga penerima Program Keluarga Harapan telah dinyatakan lulus dan tidak lagi menerima bantuan. Mereka mendapatkan modal usaha Rp5 juta untuk memulai atau mengembangkan kegiatan ekonomi.

Pemerintah juga berkomitmen memberikan pendampingan berkelanjutan agar keluarga yang telah lulus benar-benar mampu mandiri dan tidak kembali bergantung pada bantuan sosial.

Penutup

Penghentian bansos bagi 3,9 juta penerima dilakukan sebagai bagian dari pembaruan data dan strategi jangka panjang pengentasan kemiskinan.

Melalui pendekatan pemberdayaan dan bantuan modal usaha, pemerintah berharap semakin banyak keluarga mampu berdiri secara mandiri dan keluar dari ketergantungan terhadap bantuan sosial.