Skandal Epstein juga menyeret Putri Mahkota Norwegia Mette-Marit. Namanya muncul lebih dari seribu kali dalam dokumen yang dipublikasikan, tepat menjelang sidang kasus hukum yang menjerat putranya di Oslo.

Berkas Departemen Kehakiman AS mengungkap korespondensi pribadi antara Mette-Marit dan Epstein dalam rentang 2011 hingga 2014. Sejumlah email menunjukkan komunikasi bernada personal dan kehadiran Mette-Marit di kediaman Epstein di Florida pada 2013.

Padahal, pada periode tersebut Epstein telah mengaku bersalah dalam kasus meminta jasa prostitusi anak di bawah umur. Pada akhir Januari, Mette-Marit menyampaikan permintaan maaf terbuka dan menyebut hubungannya dengan Epstein sebagai kesalahan besar.

Penutup

Rilis dokumen Epstein kembali membuka bab kelam tentang relasi kekuasaan, uang, dan kejahatan seksual. Meski banyak nama besar disebut, tidak semua tuduhan berujung pada pembuktian hukum.

Kasus ini sekaligus menjadi pengingat bahwa transparansi dan akuntabilitas tetap krusial, terutama ketika kejahatan melibatkan figur berpengaruh di panggung global.