BPNT Diprediksi Cair Lebih Awal 2026 Rp600 Ribu, Sejumlah KPM Mulai Dihentikan
Uang--
Penyaluran bantuan sosial pada awal 2026 menunjukkan perkembangan baru, khususnya untuk program Bantuan Pangan Non Tunai. Proses pencairan BPNT, PKH, dan BLT Dana Desa berjalan dengan tahapan berbeda seiring diperketatnya validasi data penerima.
Penyesuaian ini berdampak langsung pada status Keluarga Penerima Manfaat. Sebagian KPM masih menunggu pencairan, sementara lainnya mulai mengalami penghentian bantuan karena tidak lolos verifikasi data terbaru.
Perkembangan Pencairan BPNT 2026
BPNT diperkirakan akan cair lebih awal dibandingkan PKH pada tahap awal 2026. Informasi ini terlihat dari sistem SIKS-NG, di mana status BPNT sudah mulai muncul pada akun supervisor, meski belum terlihat pada akun pendamping sosial.
Dari sisi nominal, penyaluran BPNT dilakukan sekaligus untuk tiga bulan. Dengan skema ini, KPM berpotensi menerima bantuan sebesar Rp600.000 dalam satu kali pencairan.
Hingga saat ini, status Surat Perintah Pencairan Dana masih belum terbit. Meski demikian, posisi BPNT dinilai lebih maju dibandingkan PKH dalam proses administrasi.
Pengetatan Validasi Data Berbasis DTSEN
Mulai 2026, penyaluran bansos mengacu pada Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional sebagai basis utama penetapan penerima.
DTSEN merupakan hasil integrasi data dari berbagai lembaga, sehingga proses seleksi penerima menjadi lebih ketat. KPM yang sebelumnya menerima bantuan tidak otomatis kembali mendapatkan bantuan jika tidak lolos pemadanan data.
Validasi ini menilai kondisi ekonomi terkini, kepemilikan pekerjaan, serta indikator kesejahteraan lainnya.
Banyak KPM KIS PBI JKN Tidak Aktif
Sejumlah laporan menunjukkan kartu KIS PBI JKN tidak lagi aktif. Hal ini terjadi karena status keluarga terdeteksi sebagai penerima upah atau memiliki penghasilan di atas batas upah minimum.
Jika data kepesertaan menunjukkan penghasilan melebihi ketentuan, terutama yang tercatat di BPJS Ketenagakerjaan, maka bantuan kesehatan dapat dihentikan.
Kondisi tersebut juga berpotensi berdampak pada bantuan lain, termasuk BPNT dan PKH, karena seluruhnya mengacu pada basis data ekonomi yang sama.
Informasi Terbaru BLT Dana Desa
Untuk program BLT Dana Desa, proses penetapan penerima masih berlangsung melalui musyawarah desa.
- Desa Jombok, Kecamatan Pule, Kabupaten Trenggalek.
- Desa Pragu, Kecamatan Sulang, Kabupaten Rembang.
- Desa Nglojo, Kecamatan Sarang, Kabupaten Rembang.
- Desa Sedayu, Kabupaten Wonogiri.
- Wilayah Kecamatan Talang.
Di beberapa desa, penyaluran BLT Dana Desa sudah mulai dilakukan dengan nominal Rp300.000. Sementara itu, desa lainnya masih berada pada tahap penetapan penerima.
Kesimpulan
BPNT berpotensi dicairkan lebih awal pada awal 2026 dengan nominal Rp600.000 untuk satu kali pencairan.
Di sisi lain, pengetatan validasi data menyebabkan sebagian KPM mulai dihentikan dari daftar penerima bantuan. Pemutakhiran data dan kesesuaian kondisi ekonomi menjadi faktor penentu kelanjutan bansos.