Harga Telur Ayam Ras di Toba Turun Rp1.500 per Kilogram
telur-pixabay-
Harga telur ayam ras di sejumlah pasar tradisional Kabupaten Toba tercatat mengalami penurunan pada awal pekan ini. Per Senin (26/1/2026), harga jual berada di kisaran Rp28.300 per kilogram.
Angka tersebut turun Rp1.500 dibandingkan harga sebelumnya yang masih bertahan di level Rp29.800 per kilogram. Penyesuaian harga ini terlihat merata di lapak pedagang pasar.
Pedagang Sebut Harga Dipengaruhi Pasokan
Seorang pedagang telur di Pasar Porsea, A Situmorang, menjelaskan bahwa pergerakan harga telur ayam ras cenderung fluktuatif dan sulit ditebak.
Menurutnya, perubahan harga bisa terjadi dalam waktu singkat karena sangat bergantung pada kondisi pasokan dan tingkat permintaan di pasar.
Penurunan Terjadi Sejak Awal Januari
Penurunan harga telur ayam ras disebut sudah berlangsung sejak awal Januari 2026. Situmorang menyebutkan, dalam satu kilogram telur biasanya terdapat sekitar 15 hingga 20 butir, tergantung ukuran.
Harga telur per butir bervariasi, mulai dari sekitar Rp1.400 hingga Rp1.880, menyesuaikan besar kecilnya telur yang dijual.
Harga Berbeda untuk Telur Ukuran Besar
Pedagang lain di pasar yang sama, S Panjaitan, memilih menjual telur ayam ras dalam satuan papan. Satu papan berisi 30 butir telur.
Ia mematok harga antara Rp51.000 hingga Rp55.000 per papan. Harga tersebut lebih tinggi karena telur yang dijual berukuran besar dan seragam.
Panjaitan menegaskan bahwa telur yang ia pasarkan tidak bercampur dengan ukuran kecil, sehingga nilai jualnya berbeda dari pedagang lainnya.
Baca juga: Prabowo Bertemu Zinedine Zidane dan Paparkan Agenda Penguatan Sepak Bola Indonesia