Apa Itu Sudden Cardiac Arrest dan Penjelasan Medis di Balik Wafatnya Lula Lahfah
hati-pixabay-
Kabar wafatnya selebgram Lula Lahfah menyorot perhatian publik setelah tim medis menyampaikan penyebab kematiannya adalah sudden cardiac arrest atau henti jantung mendadak.
Penjelasan tersebut disampaikan langsung oleh dokter yang menangani Lula saat mendapatkan perawatan di rumah sakit.
Dokter spesialis jantung dr. Haryanto, Sp.JP menegaskan tidak ditemukan faktor lain di luar gangguan jantung sebagai penyebab kematian.
“Berdasarkan data klinis dan hasil laboratorium, tidak ada indikasi intoksikasi obat maupun zat terlarang. Penyebab utamanya adalah gangguan irama jantung fatal yang dipicu oleh kondisi fisik yang sangat menurun,” jelasnya dalam keterangan medis.
Pengertian Sudden Cardiac Arrest
Sudden cardiac arrest merupakan kondisi berhentinya aktivitas jantung secara tiba-tiba akibat gangguan serius pada irama jantung.
Dalam kondisi ini, jantung kehilangan kemampuan memompa darah ke seluruh tubuh sehingga aliran oksigen ke otak dan organ vital terhenti.
Akibatnya, penderita dapat langsung tidak sadarkan diri dan mengalami henti napas dalam waktu singkat.
Perbedaan Henti Jantung dan Serangan Jantung
Henti jantung mendadak kerap disalahartikan sebagai serangan jantung, padahal keduanya merupakan kondisi medis yang berbeda.
Serangan jantung terjadi akibat aliran darah ke otot jantung terhambat, umumnya karena penyumbatan pembuluh darah.
Sementara itu, henti jantung tidak disebabkan oleh sumbatan, melainkan gangguan sistem listrik jantung yang membuat iramanya menjadi tidak normal.
Meski berbeda, serangan jantung dapat memicu perubahan listrik jantung yang berujung pada henti jantung mendadak.
Gejala Henti Jantung Mendadak
- Kolaps atau runtuh secara tiba-tiba
- Tidak terdeteksi denyut nadi
- Tidak bernapas
- Kehilangan kesadaran
Dalam sejumlah kasus, henti jantung juga dapat didahului keluhan tertentu sebelum kondisi fatal terjadi.
- Rasa tidak nyaman atau nyeri di dada
- Sesak napas
- Kelemahan tubuh
- Detak jantung cepat atau berdebar hebat (palpitasi)
Meski demikian, henti jantung mendadak juga sering terjadi tanpa tanda peringatan sebelumnya.