Nonton Drakor Papa Zola: The Movie (2026) di Bioskop Bukan LK21: Ketika Liburan Keluarga Berubah Jadi Misi Penyelamatan Antariksa
Zola--
Nonton Drakor Papa Zola: The Movie (2026) di Bioskop Bukan LK21: Ketika Liburan Keluarga Berubah Jadi Misi Penyelamatan Antariksa
Di tengah hiruk-pikuk kehidupan perkotaan yang tak pernah berhenti, ada seorang ayah biasa bernama Papa Zola—seorang pekerja keras yang rela begadang, menahan lelah, dan menghitung setiap rupiah demi satu impian sederhana: liburan keluarga yang layak. Namun, siapa sangka bahwa rencana damai itu justru menjadi pintu gerbang menuju petualangan luar biasa yang melibatkan alien, organisasi rahasia, dan masa lalu yang terkubur dalam ingatan?
Kisah ini bermula dari tekad tulus seorang ayah. Setelah bertahun-tahun fokus mencari nafkah, Papa Zola akhirnya berhasil mengumpulkan cukup uang untuk membawa istrinya, Mama Zila, dan putri kesayangan mereka, Pipi Zola, berkemah di alam terbuka—tempat yang jauh dari layar ponsel dan rutinitas harian. Bagi mereka, ini bukan sekadar liburan, melainkan momen mempererat ikatan keluarga yang sempat tergerus oleh kesibukan.
Namun, takdir berkata lain. Di tengah malam yang tenang, saat bintang-bintang bersinar terang di langit, sesuatu yang tak terbayangkan terjadi: Pipi Zola tiba-tiba menghilang dari tenda. Tak ada jejak, tak ada suara—hanya cahaya ungu misterius yang menyala sejenak sebelum lenyap ke angkasa. Kejadian itu bukan mimpi buruk biasa, melainkan penculikan nyata oleh makhluk luar angkasa.
Keputusasaan hampir menguasai Papa Zola dan Mama Zila. Namun, bantuan datang dari arah yang tak terduga. Seorang pria tua dengan senyum penuh teka-teki muncul di depan rumah mereka beberapa hari setelah insiden itu. Ia adalah Raka—teman lama Papa Zola yang telah lama menghilang dari radar. Dengan suara rendah namun penuh keyakinan, Raka mengungkap rahasia yang membuat pasangan itu tercengang: mereka pernah menjadi agen elit dalam sebuah organisasi rahasia bernama P.A.P.A. (Penjaga Alam dan Peradaban Antariksa).
“Kalian bukan orang biasa,” kata Raka. “Ingatan kalian hanya dikunci—bukan dihapus.”
Mendengar itu, Papa Zola dan Mama Zila awalnya menertawakannya. Tapi semakin banyak petunjuk bermunculan—luka lama yang tak pernah diingat asal-usulnya, kode-kode aneh yang tiba-tiba familiar, bahkan refleks tubuh mereka yang bereaksi instan terhadap ancaman tak kasatmata—semua mengarah pada satu kebenaran: mereka pernah dilatih sebagai prajurit antariksa.
Dengan bantuan Raka, pasangan itu mulai menjalani proses memory retrieval—teknik khusus yang dirancang untuk membuka kembali ingatan tersembunyi. Lambat laun, kenangan tentang pelatihan intensif, misi penyamaran di planet asing, dan pertempuran melawan entitas kosmik mulai kembali. Mereka menyadari bahwa P.A.P.A. bukan sekadar organisasi fiktif, melainkan garda terdepan Bumi dalam melindungi umat manusia dari ancaman galaksi.
Dan kini, ancaman itu kembali—dalam wujud alien yang menculik Pipi Zola. Ternyata, putri kecil mereka bukan korban acak. Ia memiliki genetika langka yang diwarisi dari garis keturunan P.A.P.A., menjadikannya kunci untuk membuka portal dimensi antariksa yang bisa digunakan untuk menginvasi Bumi.
Tanpa waktu untuk ragu, Papa Zola dan Mama Zila mengaktifkan kembali identitas mereka sebagai agen P.A.P.A. Mereka mengenakan seragam lama yang tersimpan di brankas rahasia di bawah lantai dapur, menghidupkan kembali senjata energi yang selama ini disangka mainan anak, dan melacak sinyal alien menggunakan perangkat komunikasi antarbintang yang tersembunyi di jam tangan Papa Zola.
Perjalanan penyelamatan mereka membawa mereka melewati gua-gua tersembunyi, laboratorium bawah tanah, hingga akhirnya ke stasiun luar angkasa tersembunyi di orbit Bumi. Di sana, mereka harus menghadapi komandan alien yang ternyata dulunya adalah mantan rekan sesama agen P.A.P.A.—yang membelot karena kecewa terhadap keputusan dewan galaksi.