Menjadikan Bulan Syaban sebagai Gerbang Kemuliaan! Berikut Isi Teks Khutbah Jumat 23 Januari 2026
Masjid--
Pelaksanaan Salat Jumat pada 23 Januari 2026 bertepatan dengan 4 Syaban 1447 Hijriah. Momentum ini menjadi awal penting bagi umat Islam karena menandai Jumat pertama di bulan Syaban, bulan yang kerap dipahami sebagai pengantar menuju Ramadhan.
Syaban memiliki kedudukan khusus dalam kalender Hijriah. Bulan ini berada di antara Rajab dan Ramadhan, sekaligus menjadi fase persiapan spiritual sebelum memasuki bulan puasa. Karena itu, banyak khatib mengangkat tema Syaban sebagai pintu gerbang kemuliaan dalam khutbah Jumat.
Syaban sebagai Masa Persiapan Ibadah
Dalam penjelasan khutbah, Syaban digambarkan sebagai masa pembiasaan. Ibarat proses bertani, Rajab adalah waktu menanam, Syaban menjadi fase merawat, sementara Ramadhan adalah masa panen amal.
Analogi lain yang kerap disampaikan adalah Syaban sebagai salat sunah rawatib sebelum salat wajib. Bulan ini melatih kedisiplinan ibadah agar ketika Ramadhan tiba, umat Islam telah siap secara lahir dan batin.
Keutamaan Salawat dan Amal Saleh
Salah satu keistimewaan Syaban adalah anjuran memperbanyak salawat kepada Nabi Muhammad saw. Perintah ini ditegaskan dalam Surah Al-Ahzab ayat 56 yang menjelaskan bahwa Allah dan para malaikat bersalawat kepada Nabi, lalu umat Islam diperintahkan melakukan hal yang sama.
Selain salawat, Syaban juga menjadi kesempatan terakhir untuk menunaikan qadha puasa Ramadhan tahun sebelumnya. Karena itu, bulan ini diisi dengan puasa sunah, sedekah, serta peningkatan kualitas ibadah harian.
Malam Nisfu Syaban dan Pengampunan
Khutbah Jumat juga menyinggung hadirnya malam Nisfu Syaban pada pertengahan bulan, yakni malam ke-15 Syaban. Dalam kalender 2026, malam Nisfu Syaban diperkirakan jatuh pada Senin malam, 2 Februari, setelah Magrib.
Malam tersebut dikenal sebagai waktu dibukanya pintu ampunan Allah bagi hamba-Nya, kecuali bagi mereka yang masih menyekutukan Allah atau menyimpan permusuhan. Karena itu, umat Islam dianjurkan memperbanyak doa, istigfar, dan memperbaiki hubungan sesama.
Syaban dan Laporan Amal Tahunan
Dalam khutbah dijelaskan bahwa Syaban merupakan bulan diangkatnya catatan amal tahunan manusia kepada Allah Swt. Rasulullah saw mencontohkan dengan memperbanyak puasa sunah di bulan ini, karena beliau ingin amalnya diangkat dalam keadaan beribadah.
Puasa Senin-Kamis serta puasa Ayyamul Bidh pada tanggal 13, 14, dan 15 Syaban menjadi amalan yang dianjurkan. Semua itu bertujuan agar umat Islam memasuki Ramadhan dengan kesiapan spiritual yang matang.
Baca juga: Tertahan di Rp 2,772 Juta per Gram! Inilah Harga Emas Antam Hari Ini 22 Januari 2026