Pemprov DKI Jakarta Siapkan Anggaran Rp100 Miliar untuk Bongkar Tiang Monorel Mangkrak di Rasuna Said – Penataan Kawasan Jadi Fokus Utama
Pemprov DKI Jakarta Siapkan Anggaran Rp100 Miliar untuk Bongkar Tiang Monorel Mangkrak di Rasuna Said – Penataan Kawasan Jadi Fokus Utama
Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta resmi mengumumkan langkah besar dalam menuntaskan persoalan infrastruktur yang telah lama menjadi “luka kota” di kawasan strategis ibu kota. Melalui anggaran sebesar Rp100 miliar, Pemprov akan membongkar tiang-tiang monorel mangkrak di sepanjang Jalan HR Rasuna Said, Kuningan, mulai Rabu, 14 Januari 2026. Namun, dana tersebut tidak hanya dialokasikan untuk proses pembongkaran semata—melainkan juga untuk penataan ulang menyeluruh kawasan tersebut agar kembali rapi, aman, dan fungsional bagi masyarakat.
Langkah ini merupakan bagian dari komitmen Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, untuk memperbaiki wajah koridor bisnis paling vital di Jakarta Selatan. Jalan HR Rasuna Said bukan sekadar jalur transportasi biasa; ia adalah urat nadi ekonomi dan mobilitas yang menghubungkan kawasan perkantoran, pusat diplomatik, hingga pusat perbelanjaan kelas atas. Keberadaan tiang monorel yang terbengkalai sejak lebih dari dua dekade lalu dianggap mengganggu estetika, keselamatan, serta kelancaran lalu lintas pejalan kaki dan kendaraan.
Dari Proyek Gagal ke Ruang Publik yang Ramah Warga
Dalam keterangan resminya yang dikutip dari BeritaJakarta.id, Pramono Anung menegaskan bahwa alokasi anggaran senilai Rp100 miliar tersebut mencakup serangkaian pekerjaan infrastruktur pasca-pembongkaran. “Dana ini bukan hanya untuk membongkar struktur beton yang mangkrak, tetapi juga untuk membangun trotoar yang layak, memperbaiki jalan, merapikan utilitas bawah tanah, serta memastikan kawasan ini kembali menjadi ruang publik yang nyaman dan inklusif,” ujar Pramono.
Menariknya, sang gubernur mengungkap bahwa biaya teknis untuk membongkar tiang monorel itu sendiri sebenarnya tidak terlalu besar. Sebagian besar anggaran justru dialokasikan untuk rekayasa lansekap, peningkatan aksesibilitas pejalan kaki, dan integrasi dengan sistem transportasi publik yang sudah ada, seperti TransJakarta dan LRT.
Mengundang Sutiyoso: Simbol Rekonsiliasi Sejarah Infrastruktur Jakarta
Sebagai bentuk penghormatan terhadap sejarah panjang pembangunan Jakarta, Pramono Anung juga berencana mengundang mantan Gubernur DKI Jakarta, Sutiyoso, dalam acara simbolis pembongkaran tiang monorel tersebut. Sutiyoso, yang menjabat pada periode 1997–2007, adalah sosok di balik gagasan awal proyek monorel Jakarta sebagai solusi kemacetan ibu kota. Namun, proyek tersebut akhirnya terhenti karena berbagai kendala finansial dan regulasi, meninggalkan sisa-sisa struktur yang kini menjadi “monumen kegagalan” di tengah kota.
Kehadiran Sutiyoso dalam momen bersejarah ini diharapkan menjadi simbol rekonsiliasi antara masa lalu dan masa depan, sekaligus menunjukkan bahwa setiap kebijakan infrastruktur harus dievaluasi secara berkelanjutan demi kepentingan publik.
Penataan Rasuna Said: Lebih dari Sekadar Estetika
Penataan kawasan HR Rasuna Said bukan hanya soal mempercantik wajah kota. Ini adalah upaya strategis untuk meningkatkan kualitas hidup urban, mendukung ekonomi lokal, dan memperkuat citra Jakarta sebagai kota global yang modern namun tetap manusiawi. Trotoar yang akan dibangun dirancang ramah disabilitas, dilengkapi penerangan jalan yang memadai, area hijau minimalis, serta titik-titik interaksi sosial yang mendorong aktivitas warga di ruang publik.
Selain itu, penataan ini juga sejalan dengan visi Pemprov DKI Jakarta dalam mewujudkan “Kota 15 Menit”, di mana warga dapat mengakses kebutuhan dasar—seperti transportasi, fasilitas umum, dan ruang terbuka—dalam radius berjalan kaki singkat. Dengan demikian, kawasan Rasuna Said tak lagi hanya menjadi destinasi bagi pekerja kantoran, tetapi juga ruang inklusif bagi seluruh lapisan masyarakat.
Update Terbaru
Apa Pekerjaan Martinus Sudiryono? Ayah Kandung Syifa Hadju yang Resmi Menikah dengan El Rumi, Bukan Orang Sembarangan?
Selasa / 28-04-2026, 19:09 WIB
Profil Martinus Sudiryono Ayah Kandung Syifa Hadju yang Resmi Menikah dengan El Rumi: Umur, Agama dan IG
Selasa / 28-04-2026, 19:01 WIB
Euphoria Season 3 Episode 4 Tayang 4 Mei 2026, Konflik Baru Rue dan Cassie Makin Memanas
Selasa / 28-04-2026, 18:40 WIB
OPPO Find X9 Ultra Siap Tantang Flagship 2026 dengan Kamera 10x dan Baterai 7050 mAh
Selasa / 28-04-2026, 18:37 WIB
Prabowo lanjutkan kunjungan kerja ke Cilacap dan Banyumas usai menjenguk korban kecelakaan kereta
Selasa / 28-04-2026, 18:34 WIB
Link Baca Manhwa Eleceed Chapter 399 Bahasa Indonesia, Aksi Superpower yang Tetap Menarik
Selasa / 28-04-2026, 18:02 WIB
Link Baca Manhwa Eleceed Chapter 400 Bahasa Indonesia, Cek Update Terbaru di SIni
Selasa / 28-04-2026, 18:00 WIB
KA Argo Bromo Anggrek Tabrak KRL di Bekasi Timur, Dugaan Gangguan Sinyal Diselidiki
Selasa / 28-04-2026, 17:51 WIB
Evaluasi Gerbong Khusus Perempuan di KRL Diusulkan Menteri PPPA Arifah Fauzi Dipindah ke Bagian Tengah
Selasa / 28-04-2026, 17:48 WIB
Prabowo Subianto Tinjau TPST BLE di Banyumas untuk Evaluasi Pengelolaan Sampah Berkelanjutan
Selasa / 28-04-2026, 17:45 WIB
Tabrakan Kereta di Bekasi Timur Dipicu Taksi Listrik Mogok di Perlintasan Ampera
Selasa / 28-04-2026, 17:42 WIB
Icha Putri Utami Terseret Isu Penipuan Investasi Rp88 Juta, Klaim Mahasiswi FK UI Dipertanyakan
Selasa / 28-04-2026, 17:41 WIB
Infinix Smart 20 Tawarkan Layar 120Hz dan Baterai Besar di Harga 1 Jutaan April 2026
Selasa / 28-04-2026, 17:27 WIB






