Berani, Fungsional, dan Penuh Ekspresi Diri! Inilah Tren Fesyen 2026 yang Akan Mengguncang Dunia Mode

Berani, Fungsional, dan Penuh Ekspresi Diri! Inilah Tren Fesyen 2026 yang Akan Mengguncang Dunia Mode

baju-pixabay-

Berani, Fungsional, dan Penuh Ekspresi Diri! Inilah Tren Fesyen 2026 yang Akan Mengguncang Dunia Mode

Meski sebagian besar dunia masih diselimuti dinginnya musim hibernasi, industri fesyen global justru tengah membara dengan berbagai inovasi segar yang siap menghiasi lemari pakaian kita di tahun 2026. Berdasarkan rangkuman dari berbagai peragaan busana Spring/Summer 2026 yang digelar di ibu kota mode dunia—Paris, Milan, New York, dan London—arah tren fesyen tahun depan terlihat sangat jelas: berani, fungsional, dan ekspresif.



Tak seperti tahun-tahun sebelumnya yang kerap didominasi oleh satu tren tunggal, 2026 menandai era baru di mana para desainer sengaja menjauhkan diri dari konsep “satu ukuran untuk semua”. Sebaliknya, mereka menawarkan palet visual yang luas, penuh eksperimen, namun tetap relevan untuk kehidupan sehari-hari. Seperti dikutip dari Cosmopolitan, koleksi-koleksi terbaru tidak hanya mengejar estetika, tetapi juga menekankan kenyamanan, kepraktisan, serta kebebasan berekspresi.

Jika tren 2025 masih berkutat pada nuansa minimalis, warna netral, dan siluet simpel, maka 2026 hadir sebagai jawaban yang lebih hidup dan dinamis. Rumah-rumah mode ternama mulai menggabungkan warna-warna mencolok, siluet teatrikal, hingga material teknis yang terinspirasi dari alam—terutama laut. Inilah lima tren fesyen utama yang diprediksi akan mendominasi gaya berpakaian di seluruh dunia sepanjang tahun 2026.

1. Biru Elektrik: Warna yang Menantang Konvensi
Di tengah prediksi Pantone yang menobatkan warna lembut sebagai warna tahun ini, dunia fesyen justru memilih jalannya sendiri. Biru elektrik, khususnya dalam nuansa ikonik Yves Klein Blue, menjadi bintang utama di hampir semua runway musim semi/panas 2026.


Warna ini bukan sekadar pilihan estetika—ia adalah pernyataan. Biru elektrik melambangkan keberanian, modernitas, dan energi yang tak terbendung. Desainer seperti Balenciaga, Prada, dan Loewe menggunakan warna ini dalam berbagai bentuk: dari gaun bodycon hingga outerwear oversized, semuanya tampil mencolok tanpa kehilangan kesan elegan.

Yang menarik, biru elektrik tidak hanya muncul dalam busana siang hari, tetapi juga merambah koleksi malam dan aksesori. Bahkan, beberapa brand lokal Indonesia mulai mengadaptasi warna ini ke dalam batik kontemporer dan kebaya modern—menunjukkan betapa universalnya daya tarik warna ini.

2. Jaket Band: Kembalinya Nuansa Marching Band dengan Sentuhan Teatrikal
Siap-siap melihat jaket dengan detail kepang, rumbai, bahu tegas, dan garis-garis vertikal menghiasi jalanan perkotaan. Jaket bergaya marching band atau yang sering disebut “jaket band” diprediksi menjadi salah satu item ikonik 2026.

Gaya ini pertama kali mencuri perhatian di runway Louis Vuitton dan Gucci, di mana siluet dramatis dipadukan dengan elemen kostum panggung. Hasilnya? Busana yang bukan hanya dikenakan, tapi “dipertontonkan”. Nuansa flamboyan ini memberikan ruang bagi pemakainya untuk tampil percaya diri, unik, dan tak takut menonjol.

Meski terinspirasi dari seragam orkestra sekolah, versi 2026 jauh lebih edgy dan urban. Beberapa brand streetwear bahkan sudah merilis reinterpretasi jaket ini dengan bahan denim, kulit sintetis, atau kombinasi patchwork—menjadikannya cocok untuk berbagai gaya, dari kasual hingga avant-garde.

3. Estetika Domestik Teatrikal: Ketika Celemek Jadi Pernyataan Fesyen
Bayangkan celemek—benda yang biasanya identik dengan dapur dan pekerjaan rumah tangga—tiba-tiba menjadi pusat perhatian di runway Paris. Itulah esensi dari estetika domestik teatrikal, tren yang menggabungkan elemen rumahan dengan pendekatan dramatis dan visual.

Desainer seperti Miu Miu memimpin gerakan ini dengan koleksi celemek kulit berpotongan asimetris, dilengkapi lengan berkerut dan detail renda yang menciptakan kontras antara kelembutan dan kekuatan. Rok midi dengan motif floral vintage juga kembali populer, namun kali ini dipadukan dengan korset struktural atau harness metalik.

Yang penting dicatat: tren ini bukan tentang nostalgia ideologis terhadap peran gender tradisional. Sebaliknya, ia merayakan transformasi—mengangkat hal-hal “biasa” menjadi luar biasa melalui lensa seni dan eksperimen mode. Ini adalah fesyen yang berbicara, bukan hanya soal penampilan, tapi juga narasi visual.

4. Inspirasi Laut & Material Teknis: Fesyen yang Bernapas seperti Ombak
Laut menjadi muse utama banyak desainer di 2026. Bukan hanya dalam bentuk motif—seperti bunga tropis, karang, atau ikan—tetapi juga dalam material dan tekstur. Kain-kain teknis yang biasanya digunakan dalam perlengkapan selam, surfing, atau pakaian olahraga air kini diadaptasi menjadi busana siap pakai.

TAG:
Sumber:

l3

Berita Lainnya