Apakah Era Keemasan Sneakers Telah Berakhir? Analis dan Pakar Industri Berselisih Pandangan
Pada 2025, model yang paling banyak diperdagangkan di platform resale ternama StockX bukanlah sepatu olahraga biasa, melainkan New Balance 1906L—sebuah siluet hybrid yang memadukan estetika loafer preppy dengan teknologi sol lari maraton. Desainnya elegan namun nyaman, cocok untuk acara semi-formal maupun aktivitas harian.
Fenomena ini juga terlihat di dunia selebriti dan influencer. Kini, wajar melihat bintang film atau ikon mode mengenakan sneakers premium hasil kolaborasi dengan merek mewah seperti Gucci, Moncler, atau Balenciaga. Sepatu-sepatu ini bisa dibanderol puluhan juta rupiah, menunjukkan bahwa sneakers bukan lagi simbol anti-kemewahan, melainkan bagian dari ekspresi gaya hidup modern yang canggih.
Baca juga: Jadwal Mega Bollywood Paling Yahud 14 - 18 Januari 2026
Proyeksi Pertumbuhan: Dari 9% Menjadi 4–5%
Bank of America memang tidak menyatakan bahwa konsumen akan tiba-tiba meninggalkan sneakers dan kembali ke sepatu kulit paten. Namun, mereka menyoroti perlambatan struktural dalam pertumbuhan industri. Jika sejak 2007 rata-rata pertumbuhan tahunan sektor barang olahraga mencapai 9%, maka di masa depan angka itu diperkirakan turun menjadi hanya 4–5%.
Alasannya kompleks: mulai dari data transaksi kartu kredit yang lesu, penjualan yang stagnan di pabrik-pabrik Asia, hingga pernyataan pesimistis dari CEO merek-merek besar tentang prospek tahun 2026. Bahkan kemunduran terbaru Nike—yang selama ini dianggap tak terkalahkan—dianggap sebagai cerminan tekanan makroekonomi yang lebih luas.
Namun, ada dua skenario yang mungkin terjadi.
Skenario optimis: perlambatan ini bersifat sementara, didorong oleh kekhawatiran ekonomi jangka pendek. Jika demikian, boom sneakers bisa kembali menggeliat paling cepat pada 2027.
Skenario pesimis—yang menurut analis Bank of America lebih mungkin terjadi—adalah munculnya “paradigma industri jangka panjang yang baru dan kurang menguntungkan”, di mana pertumbuhan tinggi menjadi kenangan masa lalu.
Update Terbaru
Apa Pekerjaan Martinus Sudiryono? Ayah Kandung Syifa Hadju yang Resmi Menikah dengan El Rumi, Bukan Orang Sembarangan?
Selasa / 28-04-2026, 19:09 WIB
Profil Martinus Sudiryono Ayah Kandung Syifa Hadju yang Resmi Menikah dengan El Rumi: Umur, Agama dan IG
Selasa / 28-04-2026, 19:01 WIB
Euphoria Season 3 Episode 4 Tayang 4 Mei 2026, Konflik Baru Rue dan Cassie Makin Memanas
Selasa / 28-04-2026, 18:40 WIB
OPPO Find X9 Ultra Siap Tantang Flagship 2026 dengan Kamera 10x dan Baterai 7050 mAh
Selasa / 28-04-2026, 18:37 WIB
Prabowo lanjutkan kunjungan kerja ke Cilacap dan Banyumas usai menjenguk korban kecelakaan kereta
Selasa / 28-04-2026, 18:34 WIB
Link Baca Manhwa Eleceed Chapter 399 Bahasa Indonesia, Aksi Superpower yang Tetap Menarik
Selasa / 28-04-2026, 18:02 WIB
Link Baca Manhwa Eleceed Chapter 400 Bahasa Indonesia, Cek Update Terbaru di SIni
Selasa / 28-04-2026, 18:00 WIB
KA Argo Bromo Anggrek Tabrak KRL di Bekasi Timur, Dugaan Gangguan Sinyal Diselidiki
Selasa / 28-04-2026, 17:51 WIB
Evaluasi Gerbong Khusus Perempuan di KRL Diusulkan Menteri PPPA Arifah Fauzi Dipindah ke Bagian Tengah
Selasa / 28-04-2026, 17:48 WIB
Prabowo Subianto Tinjau TPST BLE di Banyumas untuk Evaluasi Pengelolaan Sampah Berkelanjutan
Selasa / 28-04-2026, 17:45 WIB
Tabrakan Kereta di Bekasi Timur Dipicu Taksi Listrik Mogok di Perlintasan Ampera
Selasa / 28-04-2026, 17:42 WIB
Icha Putri Utami Terseret Isu Penipuan Investasi Rp88 Juta, Klaim Mahasiswi FK UI Dipertanyakan
Selasa / 28-04-2026, 17:41 WIB
Infinix Smart 20 Tawarkan Layar 120Hz dan Baterai Besar di Harga 1 Jutaan April 2026
Selasa / 28-04-2026, 17:27 WIB






