Innova Zenix Gagal Salib Daihatsu! Inilah Daftar Penjualan Mobil Januari 2026
Inova-Instagram-
Baca juga: IHSG Menuju 10.000: Optimisme Pasar, Tantangan Struktural, dan Peringatan OJK untuk Investor
Toyota – 26.412 unit
Raksasa otomotif Jepang ini kembali menegaskan dominasinya dengan menguasai hampir 28% dari total penjualan bulanan. Popularitas model seperti Avanza, Veloz, Rush, dan Innova Zenix terus menjadi andalan keluarga Indonesia. Dukungan jaringan layanan purna jual yang luas dan reputasi keandalan mesin membuat Toyota tetap menjadi pilihan utama konsumen.
Daihatsu – 11.903 unit
Sebagai saudara dekat Toyota, Daihatsu juga menikmati momentum positif berkat permintaan tinggi terhadap mobil LCGC (Low Cost Green Car) seperti Ayla dan Sigra. Harga terjangkau, efisiensi bahan bakar, dan desain yang semakin modern menjadi daya tarik utama bagi konsumen perkotaan maupun pedesaan.
Suzuki – 10.440 unit
Suzuki menunjukkan performa konsisten dengan penjualan yang stabil. Model seperti Ertiga, XL7, dan Carry Pick-up menjadi tulang punggung penjualannya. Strategi pemasaran yang fokus pada segmen keluarga dan usaha kecil turut memperkuat posisinya di pasar menengah.
Mitsubishi Motors – 7.863 unit
Meski tidak seagresif tahun-tahun sebelumnya, Mitsubishi tetap mempertahankan basis penggemarnya lewat Xpander dan Pajero Sport. Desain tangguh, ruang kabin lega, serta performa mesin yang handal menjadikan mobil-mobil Mitsubishi favorit bagi keluarga petualang dan pengguna komersial.
Honda – 3.199 unit
Honda mencatat penjualan yang lebih rendah dibanding empat pesaing utamanya, namun tetap memiliki daya tarik tersendiri melalui Brio, HR-V, dan CR-V. Fokus pada teknologi mesin, desain sporty, serta fitur keselamatan modern menjadi nilai jual utama merek asal Jepang ini.
Tren Konsumen dan Harapan di 2026
Lonjakan penjualan di Desember 2025 bukan hanya cerminan dari keberhasilan strategi promosi, tetapi juga indikator kuat akan kepercayaan konsumen terhadap stabilitas ekonomi domestik. Banyak pembeli memanfaatkan momen akhir tahun untuk mengganti kendaraan lama atau membeli mobil pertama sebagai bentuk investasi jangka panjang.
Memasuki 2026, Gaikindo optimistis industri otomotif akan terus tumbuh, didorong oleh pemulihan ekonomi, peningkatan infrastruktur jalan tol, serta kebijakan pemerintah yang mendukung kendaraan ramah lingkungan. Selain itu, masuknya lebih banyak model hybrid dan listrik dari berbagai merek diprediksi akan memperluas pilihan konsumen dan memicu persaingan sehat di segmen premium.
Penutup: Momentum Emas yang Harus Dipertahankan
Desember 2025 menjadi penutup manis bagi industri otomotif Indonesia. Namun, tantangan di tahun baru tetap menanti—mulai dari persaingan global, transisi energi, hingga perubahan preferensi konsumen yang semakin digital dan sadar lingkungan. Bagi para pelaku industri, menjaga momentum ini bukan hanya soal memberikan diskon, tetapi juga membangun nilai jangka panjang melalui inovasi, layanan pelanggan, dan komitmen terhadap keberlanjutan.
Satu hal pasti: selama roda ekonomi terus berputar dan hasrat masyarakat untuk memiliki mobil pribadi tak pernah padam, industri otomotif Indonesia akan terus melaju—dengan atau tanpa promo akhir tahun.