Prabowo Tegur Elite yang Suka Nyinyir: Kesehatan Jiwa Mereka Agak Aneh – Apa yang Sebenarnya Terjadi?

Prabowo Tegur Elite yang Suka Nyinyir: Kesehatan Jiwa Mereka Agak Aneh – Apa yang Sebenarnya Terjadi?

Prabowo-Instagram-

Baca juga: Teks Khutbah Jumat, 16 Januari 2026 Meneladani Rasulullah SAW Jelang Isra Mi’raj: Menggali Hikmah Spiritual dan Menjaga Kemuliaan Masjid Al-Aqsa

“Kami tidak butuh pujian berlebihan. Tapi kami juga tidak pantas dihina hanya karena berusaha membangun negeri ini,” ujarnya.



Dalam konteks ini, sindiran terhadap elite yang “nyinyir” bukanlah serangan pribadi, melainkan ajakan untuk bersama-sama menjaga semangat kebangsaan—menghargai usaha, merayakan keberhasilan, dan mengkritik dengan solusi, bukan dengan caci maki.

Penutup: Saatnya Bangsa Ini Berhenti Saling Merendahkan
Pidato Prabowo di Karawang mungkin singkat, namun sarat makna. Di tengah tantangan global yang semakin kompleks, Indonesia membutuhkan solidaritas, bukan fragmentasi. Memang, kritik adalah napas demokrasi—tapi ketika kritik berubah menjadi kebiasaan meremehkan, maka yang rusak bukan hanya reputasi pemerintah, melainkan juga semangat kolektif untuk maju.

Maka, pertanyaan terbesar hari ini bukan hanya “siapa elite yang dimaksud”, tapi lebih dalam lagi: apakah kita—sebagai bagian dari bangsa ini—masih percaya pada potensi Indonesia, atau justru ikut dalam arus pesimisme yang tak berujung?


Satu hal pasti: selama masih ada petani yang bekerja di sawah, atlet yang berjuang di arena internasional, dan pemimpin yang berani bicara demi kehormatan bangsa, Indonesia belum kalah. Dan mungkin, inilah saatnya kita semua berhenti saling merendahkan—dan mulai saling menguatkan.

 

TAG:
Sumber:

l3

Berita Lainnya