Gaji Buruh Panci di Bekasi Lebih Tinggi dari Karyawan Kantor di Jakarta? KSPI Protes UMP DKI 2026 yang Dinilai Tak Masuk Akal
Menurutnya, kondisi ini mencerminkan kebijakan pengupahan yang tidak proporsional, terutama di wilayah dengan biaya hidup tertinggi di Indonesia. Jakarta, sebagai pusat ekonomi dan politik, seharusnya memberikan jaminan standar hidup yang lebih baik, bukan sebaliknya.
Insentif Bukan Pengganti Upah, Hanya Dinikmati Segelintir Buruh
KSPI juga mengkritik keras janji Pemerintah Provinsi DKI tentang insentif tambahan—seperti bantuan pangan, transportasi, dan air bersih—sebagai kompensasi atas rendahnya UMP. Menurut Said Iqbal, insentif semacam itu tidak bisa disamakan dengan upah, karena sifatnya non-permanen, kuotatif, dan bergantung pada anggaran daerah (APBD).
“Insentif itu bukan bagian dari struktur upah, melainkan bantuan sosial. Dan hanya segelintir buruh yang bisa menikmatinya,” ungkapnya.
Sebagai contoh, laporan dari pabrik di kawasan Cilincing dan Pulo Gadung menunjukkan bahwa dari 300 karyawan, hanya 15 orang (sekitar 5%) yang menerima insentif tersebut. Artinya, 95% buruh tidak mendapatkan apa-apa selain angka UMP yang di bawah KHL.
Perbandingan Internasional: Upah Jakarta Tertinggal di Asia
Lebih jauh, KSPI juga membandingkan upah minimum Jakarta dengan kota-kota besar di Asia. Jika dikonversi ke dolar AS, UMP Jakarta 2026 hanya setara dengan sekitar US$400 per bulan.
Said Iqbal menunjukkan bahwa angka ini kalah jauh dibanding Bangkok (Thailand), Kuala Lumpur (Malaysia), Hanoi (Vietnam), apalagi Singapura—yang rata-rata memiliki upah minimum jauh di atas Jakarta meski biaya hidup mereka tidak selalu lebih tinggi.
“Bagaimana kita bisa menarik tenaga kerja berkualitas, atau mempertahankan daya saing ekonomi, jika upah dasar di ibu kota saja kalah dari negara tetangga?” tanyanya retoris.
Tuntutan Buruh: UMP Harus Setara 100% KHL + UMSP di Atas KHL
Berdasarkan seluruh pertimbangan tersebut, KSPI menuntut agar UMP DKI Jakarta 2026 ditetapkan minimal sebesar Rp5,89 juta, sesuai angka resmi KHL BPS. Selain itu, mereka juga mendesak pemerintah untuk segera menetapkan Upah Minimum Sektoral Provinsi (UMSP) yang nilainya di atas 100% KHL ditambah 5%.
“UMSP penting agar sektor-sektor strategis seperti logistik, manufaktur, dan jasa bisa memberikan upah yang lebih adil sesuai risiko dan kontribusi pekerjanya,” jelas Said Iqbal.
Update Terbaru
Acara TV Korea Soroti Isu Infertilitas, Penonton Pertanyakan Etika
Senin / 25-05-2026, 09:53 WIB
Jadwal Playoff MPL ID S17 Resmi Dirilis Setelah Babak Regular Season Berakhir
Senin / 25-05-2026, 09:50 WIB
Spurs Ungguli Thunder di Paruh Pertama Game 4 Final Wilayah Barat
Senin / 25-05-2026, 09:48 WIB
Profil Desy, Istri Baru Anji yang Dinikahi Secara Privat
Senin / 25-05-2026, 09:48 WIB
Penyakit Menular Seksual di Eropa Capai Rekor Tertinggi, Ini Pemicunya
Senin / 25-05-2026, 09:48 WIB
Garena Beri Diamond Free Fire Gratis Hingga 999 Lewat Fitur Multi-Bind
Senin / 25-05-2026, 09:46 WIB
DPRD dan Walhi Desak Pemprov DKI Optimalkan Pengolahan Sampah Rumah Tangga
Senin / 25-05-2026, 09:45 WIB
IU dan Byeon Woo Seok Reuni di Drama Kerajaan Modern Perfect Crown
Senin / 25-05-2026, 09:43 WIB
Daihatsu Gelar Kumpul Sahabat Serentak, Hadirkan Beragam Program Hiburan
Senin / 25-05-2026, 09:38 WIB
TCL FFALCON Rilis Monitor Gaming Thunderobot Q5AD 300Hz Hanya Rp 1,3 Juta
Senin / 25-05-2026, 09:38 WIB
Lionel Messi Ditarik karena Cedera saat Inter Miami vs Philadelphia Union
Senin / 25-05-2026, 09:33 WIB
Microsoft Permudah Pengguna Hapus AI Copilot di Windows 11
Senin / 25-05-2026, 09:33 WIB
Messi Cedera Paha Kiri, Kekhawatiran Argentina Menjelang Piala Dunia 2026
Senin / 25-05-2026, 09:28 WIB
Lionel Messi Cedera Kaki Kiri Saat Inter Miami Menang 6-4
Senin / 25-05-2026, 09:23 WIB






