RS Kapal Ksatria Airlangga Berlayar ke Aceh Tamiang, Perangi Ancaman Wabah Pasca Bencana dengan Layanan Medis Terpadu
RS Kapal Ksatria Airlangga Berlayar ke Aceh Tamiang, Perangi Ancaman Wabah Pasca Bencana dengan Layanan Medis Terpadu
Di tengah kondisi darurat akibat banjir bandang dan tanah longsor yang melanda sejumlah wilayah di Sumatera, khususnya Kabupaten Aceh Tamiang, kehadiran respons cepat dan terpadu menjadi kunci utama mempertahankan nyawa warga terdampak. Salah satu langkah nyata datang dari Universitas Airlangga (UNAIR) Surabaya melalui Rumah Sakit Kapal Ksatria Airlangga (RSKKA), yang kini tengah berlayar menuju lokasi bencana untuk memberikan layanan kesehatan komprehensif—dengan fokus utama pada pencegahan wabah penyakit pasca bencana.
Kapal rumah sakit inovatif milik UNAIR tersebut diberangkatkan secara resmi setelah koordinasi intensif antara tim Rapid Health Assessment (RHA) RSKKA dan Rumah Sakit Universitas Airlangga sejak hari pertama bencana terjadi. Keputusan cepat ini diambil menyusul laporan mendesak dari lapangan yang menyebutkan minimnya akses layanan kesehatan di daerah terisolasi, serta risiko tinggi munculnya wabah akibat rusaknya infrastruktur sanitasi dan air bersih.
Fasilitas Medis Lengkap, Dari Rawat Jalan Hingga Rawat Inap
Sesampainya di Aceh Tamiang, RSKKA akan segera mendirikan klinik lapangan terpadu sebagai basecamp pelayanan medis. Fasilitas ini dirancang mampu menampung pasien rawat jalan maupun rawat inap, dilengkapi peralatan medis modern, obat-obatan esensial, dan tenaga ahli dari berbagai disiplin ilmu kesehatan.
“Berdasarkan laporan tim kami di lokasi, kebutuhan mendesak mencakup dokter umum, perawat, bidan, tenaga gizi, apoteker, tenaga kesehatan masyarakat, hingga mahasiswa relawan yang siap turun tangan,” ungkap Prof. Hery Purnobasuki, M.Si., Ph.D., Ketua Lembaga Pengabdian Masyarakat Berkelanjutan (LPMB) UNAIR, dalam keterangan pers yang dikutip Rabu, 10 Desember 2025.
Tidak hanya tenaga medis, RSKKA juga membawa serta genset, bahan bakar tambahan, dan logistik pendukung guna menjamin kelangsungan operasional layanan selama masa tanggap darurat. Langkah ini menunjukkan komitmen UNAIR untuk tidak hanya hadir secara simbolis, namun memberikan solusi nyata yang berkelanjutan.
Waspada Wabah: Penyakit Pasca Banjir Jadi Ancaman Nyata
Salah satu fokus utama misi kemanusiaan RSKKA kali ini adalah pencegahan epidemi penyakit yang kerap muncul pasca bencana hidrometeorologi seperti banjir. Air yang terkontaminasi limbah, buruknya sanitasi, dan kepadatan pengungsian menciptakan kondisi ideal bagi penyebaran berbagai penyakit infeksi.
Prof. Hery menjelaskan, “Kami mengantisipasi munculnya diare, tifus, kolera, hepatitis A, leptospirosis, demam berdarah dengue (DBD), malaria, infeksi saluran pernapasan akut (ISPA), hingga berbagai infeksi kulit. Penyakit-penyakit ini sering kali menyebar melalui air tercemar atau gigitan vektor seperti nyamuk yang berkembang biak di genangan air.”
Untuk itu, selain memberikan pengobatan langsung, tim RSKKA juga akan menjalankan program edukasi kesehatan masyarakat di titik-titik pengungsian. Kampanye cuci tangan, penggunaan air bersih, pengelolaan sampah, serta pencegahan gigitan nyamuk akan menjadi bagian integral dari intervensi mereka.
Respons Cepat: Tim Udara Didaratkan Lebih Awal
Sebelum kapal RSKKA tiba di Aceh Tamiang, UNAIR telah mengirimkan tim medis awal melalui jalur udara. Kelompok tenaga kesehatan ini bertugas melakukan pemetaan kebutuhan medis darurat, mengidentifikasi risiko kesehatan spesifik di setiap wilayah terdampak, serta memberikan pertolongan pertama—termasuk penanganan trauma psikologis akibat bencana.
Update Terbaru
Netizen Ramai Dukung Penertiban Rumah Dinas TNI, Sengketa Ahli Waris Picu Perdebatan
Minggu / 03-05-2026, 16:37 WIB
Pria Asal Madiun Tewas Diduga Bunuh Diri dari Lantai 20 Hotel Surabaya
Minggu / 03-05-2026, 16:22 WIB
Profil Arrofi Ramadhan TikToker yang Resmi Menikah dengan Annisa Sekar dengan Tema Sunflower Wedding: Umur, Agama dan IG
Minggu / 03-05-2026, 16:22 WIB
Siapa Anak dan Istri Bambang Nuryatno Rachmadi? Bos Stasiun TV yang Sedang Viral, Bukan Orang Sembarangan?
Minggu / 03-05-2026, 16:17 WIB
Profil Bambang Nuryatno Rachmadi Bangun Raja Franchise dan Bos Stasiun TV yang Tengah Viral: Umur, Agama dan IG
Minggu / 03-05-2026, 16:10 WIB
Pemuda Madiun Ditemukan Tewas di Parkiran Hotel Surabaya
Minggu / 03-05-2026, 16:00 WIB
Harga Diesel Swasta Tembus Rp 30.890, pada Minggu, 3 Mei 2026: Pertamina Tahan Tarif BBM demi Stabilitas
Minggu / 03-05-2026, 14:44 WIB
Harga Emas Antam di Pegadaian 3 Mei 2026 Turun Tipis, Ini Daftar Lengkapnya
Minggu / 03-05-2026, 14:12 WIB
Jadwal Mega Bollywood Paling Yahud 4 – 10 Mei 2026
Minggu / 03-05-2026, 14:05 WIB
Nonton Euphoria Season 3 Episode 4 Sub Indo di HBO Bukan LK21 Tayang 4 Mei 2026, Konflik Rue dan Nate Kian Memanas
Minggu / 03-05-2026, 14:03 WIB
Tampang Pengasuh Ponpes di Pati yang Rumahnya Digeruduk Warga Usai Tuntut Proses Hukum Dugaan Pencabulan
Minggu / 03-05-2026, 14:01 WIB
Sinopsis Bullet Train Film di Bioskop Trans TV Hari ini 3 Mei 2026
Minggu / 03-05-2026, 13:57 WIB






