Tragedi Banjir di Aceah Tengah: Heru Pemilik Monokrom Café Hanyut dan Ditemukan Meninggal Dunia

Tragedi Banjir di Aceah Tengah: Heru Pemilik Monokrom Café Hanyut dan Ditemukan Meninggal Dunia

Aceh-Instagram-

Kabar kepergian Heru pun menyebar cepat di media sosial, memicu gelombang duka dan ungkapan belasungkawa dari berbagai kalangan, termasuk sesama pelaku usaha kuliner, komunitas seni, hingga pemerintah daerah.

Banjir Bandang Ancaman Serius di Musim Hujan
Peristiwa ini kembali mengingatkan pentingnya kesiapsiagaan menghadapi bencana hidrometeorologi, khususnya banjir bandang yang kerap melanda wilayah pegunungan seperti Aceh Tengah. Data Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) menunjukkan bahwa intensitas hujan di wilayah tersebut dalam sepekan terakhir berada di level ekstrem, dengan potensi tanah longsor dan banjir yang tinggi.



Pakar lingkungan dari Universitas Syiah Kuala, Dr. Irwan Malik, mengatakan bahwa perubahan iklim global turut memperparah frekuensi dan intensitas bencana alam di Indonesia. “Masyarakat harus terus diedukasi tentang mitigasi bencana, dan pemerintah daerah perlu memperkuat sistem peringatan dini serta infrastruktur antisipasi,” ujarnya.

Baca juga: Ria Mariaty Sakit Apa? Benarkah Akibat Kanker Ganas? Inilah Kronologi Kematian Ibunda Penyanyi Raisa

Duka yang Menyatukan
Kematian Heru bukan hanya kehilangan bagi keluarganya, tetapi juga bagi seluruh komunitas yang pernah merasakan kehadirannya. Di tengah kesedihan ini, warga dan sesama pelaku usaha mulai menginisiasi gerakan solidaritas untuk membantu keluarga yang ditinggalkan, baik secara moril maupun materiil.


Monokrom Café kini ditutup sementara, tetapi semangat Heru—untuk menciptakan ruang yang penuh kehangatan dan kreativitas—diharapkan tetap hidup dalam ingatan dan tindakan banyak orang.

 

TAG:
Sumber:

l3

Berita Lainnya