Kapan Gerhana Matahari Total Menjelang Lebaran Idul Fitri 2024? Catat Tanggal, Awas Hoax Bumi Gelap 3 Hari 3 Malam
Penjelasan Tentang Gerhana Matahari dan Hoaks Terkait Kegelapan Bumi
Astronom amatir Indonesia, Marufin Sudibyo, dengan tegas membantah narasi yang beredar bahwa Bumi akan mengalami kegelapan selama tiga hari. Menurutnya, klaim tersebut merupakan hoaks yang tidak memiliki dasar ilmiah yang kuat.
Dalam klarifikasinya kepada Kompas.com pada Rabu (27/3/2024), Marufin menjelaskan bahwa saat ini tidak ada mekanisme astronomi yang dapat menyebabkan Bumi mengalami kegelapan selama periode yang disebutkan.
Baca juga: BACA Serena Chapter 80 81 Bahasa Indonesia - Cerita Makin SERU Episode Terbaru Sub Indo
Lebih lanjut, Marufin mengungkapkan bahwa klaim tentang Bumi melintasi "sabuk foton" sebagai penyebab kegelapan adalah tidak benar. Menurutnya, konsep "sabuk foton" tidak dikenal dalam ilmu astronomi.
Ia menjelaskan bahwa sabuk foton mengacu pada partikel gelombang elektromagnetik yang membawa sifat-sifat kuantum, termasuk cahaya yang biasa manusia lihat sehari-hari.
Marufin menegaskan bahwa jika Bumi benar-benar melintasi sabuk foton, sebaliknya Bumi akan mengalami penerangan yang sangat terang, bukan kegelapan.
Dengan tegas, ia menyimpulkan bahwa pembuat hoaks tersebut tidak memahami konsep fisika modern, khususnya fisika kuantum.
Kapan Gerhana Matahari Terjadi dan Dampaknya
Marufin juga menjelaskan kapan gerhana Matahari terjadi, memberikan informasi yang tepat dan akurat. Menurutnya, gerhana Matahari total akan terjadi pada Jumat (8/4/2024) menurut waktu universal atau Sabtu (9/4/2024) menurut waktu Indonesia.
Ia memberikan rentang waktu gerhana, yaitu antara pukul 17.45 hingga 20.52 UTC. Namun, Marufin menegaskan bahwa wilayah GMT pada tanggal 8 April 2024 tidak melintasi Indonesia. Gerhana tersebut hanya akan terlihat di benua Amerika bagian tengah dan utara serta sebagian kecil benua Eropa.
lanjutan,
Update Terbaru
Dikeroyok Massa hingga Tewas di Tabanan, Sosok Pencuri Ayam Ini Ternyata Memiliki Catatan Kriminal sebagai Residivis
Senin / 27-07-2026, 15:12 WIB
10 Peristiwa Bersejarah 27 Juli: Dari Kudatuli, Penemuan Insulin, hingga Hari Jadi Kota Kediri yang Mengubah Dunia
Senin / 27-07-2026, 15:08 WIB
Viral di Threads, Hanum Mega Bongkar Sifat Asli Endang Yustika: Sosok di Balik Biu.Costore yang Kini Dicibir Warganet
Senin / 27-07-2026, 14:31 WIB
Viral! Niat Foto Bareng Pejabat Kampus, Mahasiswi UINSA Surabaya Malah 'Meluncur' dari Panggung Wisuda
Senin / 27-07-2026, 14:27 WIB
Jadwal Libur Nasional dan Cuti Bersama Agustus 2026: Cek Fakta Long Weekend dan Hari Besar Keagamaan
Senin / 27-07-2026, 13:20 WIB
IHSG Terkoreksi ke 6.173, 312 Saham Melemah di Sesi I
Senin / 27-07-2026, 12:56 WIB
Alfin Daniel Yakin Timnas Voli Indonesia Bisa Ganas di Asian Games 2026
Senin / 27-07-2026, 12:56 WIB
Residivis Pencuri Ayam Tewas Dikeroyok, Polisi Tabanan Tetapkan 5 Tersangka
Senin / 27-07-2026, 12:56 WIB
Insiden Ambruknya Tribun di Ajang Drift Purwokerto, 90 Korban
Senin / 27-07-2026, 12:56 WIB
Pertamina MRS 2026: Arena Pembalap Muda Indonesia Menuju Level Dunia
Senin / 27-07-2026, 12:49 WIB
Minecraft Java Edition Kini Butuh RAM 8 GB, PC 4 GB Tak Lagi Cukup
Senin / 27-07-2026, 12:49 WIB
Xiaomi Hentikan Dukungan untuk 10 Perangkat, Termasuk Xiaomi 12 dan Poco X5
Senin / 27-07-2026, 12:49 WIB
Bank bjb Buka Peluang Dapat Tiket BRODER50 2026, Ini Ketentuannya
Senin / 27-07-2026, 12:49 WIB







