Ia mengaitkan kesuksesannya dengan pelatihan ketat di Sunhwa Arts Middle School, Sunhwa Arts High School, dan Korea National University of Arts.

"Berkat sistem pelatihan ketat Korea, saya memiliki dasar yang kuat yang tidak pernah goyah. Fondasi itu memungkinkan saya datang ke AS dan juga belajar mencintai diri sendiri," katanya.

Promosi Park juga menjadi tonggak bagi penari Korea di ABT. Seo Yoon-jung, penari Korea lain yang menjadi anggota corps de ballet, dipromosikan menjadi soloist dua hari kemudian.

Merayakan rentetan promosi, principal dancer Seo Hee mengirim pesan di grup chat penari menyebut mereka "Avengers kami." "Dia bukan sekadar senior — dia seperti keluarga.

Sama seperti dia selalu mendukung saya, saya berharap bisa menjadi seseorang yang memberi tahu penari muda bahwa mereka bisa datang kepada saya kapan pun mereka butuh bantuan," kata Park.

Park akan kembali ke Korea sebentar bulan depan untuk tampil di beberapa acara gala, termasuk perayaan 30 tahun School of Dance di Korea National University of Arts.

Meski telah mencapai puncak profesi, Park mengatakan tujuannya tetap sama: menjadi seniman yang lebih baik dan menciptakan pertunjukan yang membawa kebahagiaan bagi penonton.

"Dulu saya selalu fokus menjadi principal dancer secepat mungkin. Sekarang saya ingin menikmati setiap momen di panggung.

>>> Nolan Ubah Mitos Kuno Jadi Drama Manusia dalam 'The Odyssey'

Saya percaya jika saya menikmati, penonton juga akan bahagia," pungkasnya.