Meski harus bersiap 2-4 jam sebelum pertandingan dengan shift sekitar 6 jam, Mita merasa lelahnya terbayar oleh pengalaman tak ternilai.

Biaya Mandiri dan Semangat Relawan

Menjadi relawan FIFA tidak memberikan bayaran tunai. Fasilitas yang didapat hanya seragam eksklusif dan konsumsi saat bertugas.

Mita harus membiayai sendiri tiket pesawat, visa, dan akomodasi. Ia mengaku modalnya hanya keyakinan bahwa melakukan sesuatu dengan sepenuh hati akan dimudahkan.

Ia bersyukur bisa terpilih dari jutaan pendaftar dan berkat dukungan orang terdekat serta kebaikan warga lokal di AS, tugasnya berjalan lancar.

Bagi Mita, menjadi relawan internasional adalah investasi pengalaman hidup.

Ia mendorong anak muda untuk membangun keahlian, dan yang lebih tua untuk keluar dari rutinitas dan belajar hal baru.

>>> Manga Mavericks Lisensi Manga Our Insignificant Justice, Luncurkan Independent Manga Alliance

Setelah menyelesaikan tugas di AS, Mita akan kembali ke rutinitasnya sebagai pelatih public speaking dan Bahasa Inggris. Namun, ia sudah berencana mendaftar lagi untuk Piala Dunia 2030.