Serial ini menarik 10,7 juta views hanya dalam empat hari setelah tayang perdana pada 26 Juni, meskipun debut mendekati akhir periode pelaporan.

Hasil ini menunjukkan bahwa kemitraan antara penyiar Korea dan platform streaming global saling menguntungkan.

Hal itu meredakan kekhawatiran sebelumnya bahwa produsen konten domestik bisa menjadi subkontraktor untuk layanan OTT global.

Kritikus budaya pop Kim Heon-sik mengatakan penyiar Korea memperluas jangkauan ke pasar non-Inggris yang memiliki kesamaan budaya dengan Korea.

Sementara itu, Netflix diuntungkan oleh permintaan pemirsa yang semakin beragam pasca-pandemi COVID-19.

"Kesuksesan 'Agent Kim Reactivated' dan 'My Royal Nemesis' menunjukkan bahwa konten yang dianggap segar dan menarik di Korea dapat langsung beresonansi dengan audiens global," ujarnya.

Di kategori film, film orisinal Netflix "KPop Demon Hunters" yang dirilis tahun lalu menempati peringkat keempat secara global dengan 130,4 juta views.

Film orisinal Korea Netflix tahun ini, "The Great Flood", meraih 27,5 juta views, sementara "Husbands in Action" mencatat 12,6 juta views.

Netflix juga terus menjadi platform distribusi internasional utama untuk film yang awalnya dirilis di bioskop.

>>> Film 'The World Before' Karya Yoon Dan-bi Bersaing di Festival Film Toronto

Judul seperti "Humint" (22,8 juta views) dan "Even If This Love Disappears Tonight" (20,7 juta views) berhasil menjangkau audiens global yang luas.