Program inkubasi ini diikuti oleh 30 peserta terpilih yang sebelumnya telah aktif mengikuti sedikitnya tiga kegiatan Kartini Bluebird.

Selain memiliki minat kuat untuk berwirausaha, para peserta juga berasal dari keluarga pengemudi dengan rekam jejak kedisiplinan yang baik.

Selama mengikuti inkubasi, peserta akan menjalani rangkaian pembelajaran yang memadukan kelas teori, praktik, penugasan, serta pendampingan intensif dari mentor dan praktisi bisnis.

Kurikulumnya dirancang untuk membantu peserta mengembangkan produk, mengelola keuangan, menyusun strategi pemasaran, hingga membangun model usaha yang lebih siap berkembang.

Di akhir program, para peserta akan mempresentasikan rencana bisnis mereka di hadapan dewan juri sekaligus memperkenalkan produknya melalui bazar sebagai bagian dari proses validasi pasar dan pengembangan usaha.

>>> Pemerintah: Potongan Aplikasi Ojol Turun Jadi 8%, Status Berubah Jadi Pengusaha UMKM

Melalui pendekatan tersebut, program inkubasi diharapkan mampu melahirkan lebih banyak perempuan yang tidak hanya memiliki keterampilan, tetapi juga mampu membangun usaha yang mandiri, adaptif, dan berkelanjutan.