Diproduksi oleh MAPPA, seri fantasi ini merangkul mitologi skala besar.

Manusia jarang mengendalikan nasib mereka sendiri.

Keputusan para dewa sering mengubah jalannya perjalanan tanpa peringatan, memaksa karakter untuk beradaptasi dengan keadaan di luar kendali mereka.

MAPPA menghadirkan animasi sinematik dengan aksi cepat dan efek visual yang mengesankan, memperkuat perasaan bahwa dunia beroperasi dalam skala epik.

6. Frieren: Beyond Journey's End

Frieren: Beyond Journey's End bertanya apa yang terjadi setelah perjalanan berakhir.

Dianimasikan oleh Madhouse, seri pemenang penghargaan ini mengikuti kehidupan setelah kemenangan, bukan pertempuran yang membuat kemenangan mungkin terjadi.

Dampak emosional The Odyssey berasal dari makna kembali ke rumah setelah bertahun-tahun absen. Frieren mengikuti perasaan yang sama melalui perjalanan waktu, mengkaji bagaimana kenangan, persahabatan, dan penyesalan berkembang.

Madhouse mendukung tema-tema ini dengan animasi yang elegan dan arahan yang bijaksana, memungkinkan momen emosional terungkap secara alami.

7. Attack on Titan

Attack on Titan mungkin tampak seperti rekomendasi yang tidak biasa bagi penggemar The Odyssey.

Namun, kedua cerita berbagi fondasi yang kuat tentang bagaimana konflik bertahun-tahun mengubah orang tanpa bisa dikenali.

Anime ini secara bertahap berubah dari kisah bertahan hidup yang lugas menjadi eksplorasi berlapis tentang kebebasan, takdir, dan konsekuensi perang tanpa akhir.

Seperti Odysseus yang kembali ke Ithaca dengan beban emosional, tokoh sentral dalam Attack on Titan menemukan bahwa mencapai tujuan bukanlah akhir dari perjuangan.

>>> Palworld Trading Card Game Tembus 3,5 Juta Pre-Order Booster Pack

Masih ada sembilan anime lagi yang layak disebut, termasuk Made in Abyss, Rage of Bahamut, dan lainnya yang menawarkan petualangan epik serupa.