Basarnas memperpanjang operasi pencarian korban tenggelamnya KM Nurul Salsa di perairan Kabupaten Kepulauan Selayar, Sulawesi Selatan, selama tiga hari ke depan.

Keputusan itu diambil setelah operasi memasuki hari ketujuh dan melalui koordinasi bersama pemerintah daerah serta unsur Forkopimda.

>>> Martinez Ungkap Rasa Sakit usai Argentina Gagal Juara Piala Dunia 2026

"Hari ini adalah hari ketujuh sesuai SOP operasi pencarian.

Kami sepakat menambah pelaksanaan operasi selama tiga hari ke depan," kata Direktur Operasi Basarnas, Laksamana TNI Yudhi Bramantyo, Selasa (21/7).

Perpanjangan operasi dilakukan karena masih terdapat 16 penumpang yang belum ditemukan.

"Sehingga total penemuan dari 78 korban, selamat 59. Kita temukan meninggal tiga korban.

Dalam pencarian menjadi 16 korban," ungkapnya.

Dua Korbar Ditemukan pada Hari Ketujuh

Pada hari ketujuh, tim SAR gabungan kembali menemukan dua korban dalam kondisi meninggal dunia.

Korban pertama ditemukan sekitar pukul 08.45 WITA di sekitar Pulau Pamulikang dan dievakuasi ke KN SAR Kamajaya.

Sementara korban kedua ditemukan sekitar pukul 18.00 WITA di sebelah timur perairan Pulau Sanane Besar sebelum dievakuasi ke KN SAR Pacitan dan dipindahkan ke KN SAR Kamajaya.

>>> Star Wars: KOTOR Remake Dikabarkan Siap Diungkap Ulang pada 2026

"Jadi malam ini, di KM SAR Kamajaya, ada dua korban yang bisa kita temukan pada hari ke-7.

Selanjutnya, KN SAR Kamajaya akan bergerak membawa dua korban tersebut ke Pelabuhan Soekarno Hatta, Makassar untuk diserahkan ke pihak DVI Polda Sulsel untuk dilakukan identifikasi," jelas Yudhi.

Area pencarian pada hari ketujuh diperluas menjadi sekitar 2.924 mil laut persegi yang dibagi ke dalam lima sektor pencarian.