Bek Spanyol Aymeric Laporte akan berhadapan dengan negara kelahirannya, Prancis, pada semifinal Piala Dunia 2026 di Dallas, Selasa (14/7).

Laporte telah menjadi pilar pertahanan Spanyol sejak memutuskan beralih kewarganegaraan pada 2021.

>>> Boston Red Sox Dapatkan Jahmai Jones dari Detroit Tigers

Ia merayakan caps internasional ke-50 dan menjadi starter di setiap pertandingan knockout, dengan pertahanan Spanyol hanya kebobolan satu gol sepanjang turnamen.

Lahir di Agen, Prancis, Laporte pernah menjadi kapten tim U-21 Prancis.

Namun, ia tidak mendapat panggilan tim senior dari pelatih Didier Deschamps, sehingga ia memilih mewakili Spanyol melalui kakek-nenek buyutnya yang berasal dari Basque.

Keputusan Laporte menuai hasil manis.

Ia menjadi bagian dari tim Spanyol yang menjuarai Nations League 2023 dan Euro 2024, di mana Spanyol mengalahkan Prancis di kedua turnamen tersebut.

>>> Adik Lamine Yamal Curi Perhatian di Piala Dunia 2026

"Saya mengambil keputusan dan saya sangat bahagia," ujar Laporte kepada Radio Marca mengenai pilihannya membela La Roja.

Laporte saat ini berduet dengan Pau Cubarsi yang berusia 19 tahun di lini belakang Spanyol. Ia menegaskan timnya akan tetap bermain dengan gaya sendiri.

"Kami harus memainkan permainan kami karena itu akan lebih bergantung pada kami daripada mereka. Kami akan mencoba mengambil inisiatif seperti yang selalu kami lakukan," kata Laporte menjelang laga.

Situasi Laporte mengingatkan pada Lucas Hernandez, yang juga sempat mempertimbangkan Spanyol sebelum akhirnya membela Prancis dan menjadi bagian dari tim juara Piala Dunia 2018.

Adik Lucas, Théo Hernandez, juga sempat membuka pintu untuk Spanyol saat tidak dipanggil tim muda Prancis.

>>> Harry Kane Pimpin Inggris ke Semifinal Piala Dunia Lawan Argentina

Namun, ia kemudian berkomitmen penuh pada Prancis dan menyebut pernyataan sebelumnya sebagai "kesalahan masa muda".