Negara Karibia Desak Raja Charles Dukung Dekolonisasi dan Kembalikan Kepulauan Virgin Britania
“Kami keberatan dengan kenyataan bahwa di Kepulauan Virgin, rakyat kami tidak dapat membuat keputusan mendasar karena mereka harus berkonsultasi dengan gubernur Inggris dan Downing Street untuk membuat keputusan … dan kami ingin hal itu dicabut sebagai bagian dari pencerahan yang kami serukan – demokrasi, kebebasan, kedaulatan untuk semua.”
Kaitan Dekolonisasi dan Reparasi
Comissiong menyatakan bahwa tidak terbayangkan orang kulit hitam tetap tanpa penentuan nasib sendiri setelah mengatasi penindasan sejarah dan pengambilan kekayaan dari perbudakan dan kolonialisme.
Ia mencatat setidaknya 20 koloni Inggris, Prancis, Belanda, dan Amerika masih ada di Karibia, dan menegaskan bahwa reparasi dan dekolonisasi saling terkait langsung.
Pembahasan ini muncul menjelang pertemuan kepala pemerintahan Persemakmuran di Antigua dan Barbuda, di mana Raja Charles dijadwalkan menjadi pembicara utama.
Comissiong mengakui kendala konstitusional monarki Inggris, tetapi mencatat bahwa negara-negara Karibia berharap raja dapat memajukan percakapan mengenai kedaulatan dan keadilan reparatif.
“Saya tidak akan berani menasihati raja bagaimana ia harus berbicara kepada rakyatnya, (tetapi) waktunya telah tiba untuk membiarkan rakyat pergi, untuk memulai proses dekolonisasi … untuk mematahkan rantai pemerintahan imperial.
Dan untuk mengatakan, kepada rakyat itu: ‘Kami menerima tanggung jawab, atas 300 tahun pengambilan kekayaan, degradasi manusia, dan tatanan moral masa depan.’”
Gerakan reparasi global baru-baru ini berkembang melalui kerja sama yang lebih kuat antara negara-negara Karibia dan Afrika, serta rencana kolaborasi dengan warga Afrika-Amerika.
Menurut Beckles, gerakan ini bertransisi ke tahap negosiasi setelah banyak permintaan maaf dari lembaga global dan pemungutan suara PBB yang mengakui perbudakan sebagai kejahatan berat terhadap kemanusiaan.
>>> Pebble Ganti Unit Retak Gratis, Bukti Layanan Pelanggan yang Patut Dicontoh
Selama kunjungan ke Inggris, delegasi Karibia juga bertemu dengan rohaniwan senior Gereja Inggris, mendesak mereka untuk melanjutkan program reparasi Project Spire meskipun ada kritik teologis.
Update Terbaru
Pengisi Suara Chihuahua Taco Bell Masih Makan di Sana, Tapi Peringatkan 'Hati-hati'
Rabu / 15-07-2026, 06:07 WIB
AOC Khawatirkan Tren Looksmaxxing Clavicular Beri Pesan Salah ke Pria Muda
Rabu / 15-07-2026, 06:07 WIB
Spanyol ke Final Piala Dunia 2026, De la Fuente: Pemain Luar Biasa
Rabu / 15-07-2026, 06:07 WIB
Rekor Sempurna Luis de la Fuente: Spanyol 14 Pertandingan Tanpa Kalah
Rabu / 15-07-2026, 06:07 WIB
Manfaat Kopi untuk Kesehatan: Fakta Ilmiah, Kandungan, dan Cara Minum yang Tepat
Rabu / 15-07-2026, 06:07 WIB
Sony Tutup PS3 Store, Emulator RPCS3 Klaim 75% Game PS3 Kini Bisa Dimainkan di PC
Rabu / 15-07-2026, 06:04 WIB
Embark Hukum Pemain Arc Raiders yang Eksploitasi Duplikasi Item
Rabu / 15-07-2026, 06:01 WIB
Trump Akan Berpidato Nasional soal Keamanan Mesin Pemungutan Suara
Rabu / 15-07-2026, 06:00 WIB
Missoula Art Museum Gelar Acara Native Lit Festival
Rabu / 15-07-2026, 06:00 WIB
Spanyol Tiga Kali Beruntun Bikin Prancis Menangis
Rabu / 15-07-2026, 06:00 WIB
Sesumbar Lamine Yamal Terbukti, Spanyol Buat Prancis Tak Berdaya
Rabu / 15-07-2026, 06:00 WIB
Kembang Api Hari Bastille di Eiffel Dimajukan Sehari, Ini Alasannya
Rabu / 15-07-2026, 06:00 WIB
Pelatih Spanyol: Prancis Kalah dari Tim Terbaik di Dunia
Rabu / 15-07-2026, 06:00 WIB
Spanyol Kalahkan Prancis, Lolos ke Final Piala Dunia 2026
Rabu / 15-07-2026, 05:59 WIB







