Meskipun aslinya dari 1995, film Rebuild dan pengaruh Evangelion sangat terasa di 2000-an. Serial ini mendekonstruksi genre mecha dengan fokus pada trauma psikologis karakter.

Shinji Ikari, Rei Ayanami, dan Asuka Langley menjadi ikon budaya. Tema depresi, isolasi, dan identitas dieksplorasi dengan cara yang belum pernah terjadi sebelumnya.

Film Rebuild yang dimulai pada 2007 memperkenalkan cerita baru dengan animasi modern. Hingga akhirnya, Evangelion tetap menjadi karya yang wajib ditonton.

12. Samurai Champloo

Samurai Champloo menggabungkan aksi samurai dengan budaya hip-hop. Mengikuti Mugen, Jin, dan Fuu dalam perjalanan mencari samurai yang berbau bunga matahari.

Gaya visual yang unik, soundtrack beat, dan koreografi pertarungan yang dinamis membuatnya menonjol. Setiap episode menawarkan petualangan baru dengan sentuhan modern.

Karakter utama memiliki dinamika yang kuat. Perpaduan antara Mugen yang liar dan Jin yang disiplin menciptakan interaksi yang menghibur.

13. Hunter x Hunter (2011)

Meskipun remake 2011, aslinya manga Hunter x Hunter sudah populer di 2000-an. Serial ini mengikuti Gon Freecss yang ingin menjadi Hunter untuk mencari ayahnya.

Hunter x Hunter dikenal dengan sistem kekuatan Nen yang kompleks dan alur cerita yang gelap. Arc Chimera Ant dianggap sebagai salah satu arc terbaik dalam anime.

Karakter seperti Killua, Kurapika, dan Leorio mendapat pengembangan yang mendalam. Serial ini tidak takut untuk mengeksplorasi tema dewasa.

14. Gintama

Gintama adalah anime komedi parodi yang menggabungkan fiksi ilmiah, sejarah, dan referensi budaya pop. Mengikuti Gintoki Sakata dan teman-temannya di Edo alternatif.

Serial ini terkenal dengan lelucon meta, parodi anime lain, dan humor absurd. Namun di balik komedi, Gintama juga memiliki arc serius yang emosional.