2. Dapur Pacu: Duel Chipset 6nm dan Optimasi Sistem

Kedua ponsel ini sama-sama mengandalkan arsitektur fabrikasi 6nm dari MediaTek yang terkenal efisien daya dan minim panas.
 
Infinix Hot 70 ditenagai oleh Helio G100 Ultimate, yang secara benchmark mentah memiliki sedikit keunggulan komputasi dibanding Helio G99 yang dipakai Samsung Galaxy A07. Untuk gaming ringan hingga menengah seperti Mobile Legends atau PUBG Mobile, Infinix memberikan frame rate yang sedikit lebih stabil.
 
Namun, angka di atas kertas bukanlah segalanya. Samsung memiliki "senjata rahasia" bernama One UI. Optimasi perangkat lunak Samsung membuat Helio G99 terasa sangat lincah untuk penggunaan harian. Multitasking antar aplikasi, video call, hingga streaming YouTube berjalan tanpa stuttering. Infinix mungkin lebih kencang, tetapi Samsung terasa lebih "dewasa" dan stabil dalam penggunaan jangka panjang.
 

3. Kamera 50MP: Realisme Samsung vs Fitur Kekinian Infinix

Bergerak ke sektor fotografi, keduanya menggunakan konfigurasi yang nyaris identik: kamera utama 50MP dan kamera depan 8MP untuk selfie.
 
Perbedaan baru akan terasa saat Anda menekan tombol shutter. Samsung Galaxy A07 masih mempertahankan DNA kamera Samsung yang mengedepankan konsistensi warna, dynamic range yang baik, dan hasil foto yang siap langsung diunggah ke Instagram atau WhatsApp tanpa perlu diedit.
 
Sebaliknya, Infinix Hot 70 bermain di fitur. Mereka menyematkan berbagai mode AI, filter kekinian, dan fitur beautification yang sangat disukai oleh demografi pengguna muda. Jika Anda suka berkreasi dengan foto, Infinix menawarkan lebih banyak "mainan". Namun untuk hasil point-and-shoot yang paling bisa diandalkan, Samsung masih memegang mahkota.
 

4. Baterai dan Charging: Ketahanan Ekstrem vs Pengisian Super Cepat