Suara musik tradisional mengiringi langkah penari bertopeng di halaman Kelenteng Tian Fu Gong.

Dalam sekejap, wajah sang penari berubah dari merah ke biru, lalu kuning, menciptakan decak kagum dari para pengunjung.

>>> KPK: Kenaikan Gaji Kepala Daerah Tak Berkorelasi dengan Pencegahan Korupsi

Pertunjukan Bian Lian Show khas Sichuan menjadi salah satu daya tarik utama dalam perayaan Hari Kebesaran Maha Dewa Thay Shang Lao Jun.

Anak-anak tampak mendekat ke panggung, sementara orang tua sibuk mengabadikan momen langka tersebut.

Tak hanya pertunjukan budaya, suasana hangat juga terasa di area lain kelenteng.

Antrean umat terlihat rapi menunggu pembagian Lontong Wu Fu, sajian khas yang sarat makna dalam tradisi Tao.

Lontong Wu Fu dikenal sebagai simbol lima kebahagiaan. Hidangan ini menjadi doa bersama agar umat mendapatkan keberkahan dalam kehidupan.

Gotong Royong Siapkan Lontong Wu Fu

Ketua Umum Yayasan Sanggar Sinar Suci, Soegandi, mengatakan tradisi tersebut mempertemukan umat dari berbagai tempat ibadah Tao di wilayah Jabodetabek.

>>> Menghubungkan Titik-Titik: Mewujudkan Pemerintahan Digital di Indonesia

“Lontong Wu Fu adalah simbol lontong lima bahagia yang merupakan harapan dan doa dari seluruh umat,” ujarnya.

Ia menjelaskan, seluruh sajian disiapkan secara gotong royong oleh berbagai komunitas. “Lontong Wu Fu ini dibuat oleh seluruh tempat ibadah di Jabodetabek,” kata Soegandi.

Di balik kemeriahan acara, peran relawan menjadi kunci utama. Erna dari Vihara Amurva Bhumi Jatinegara mengaku sudah berangkat sejak dini hari untuk membawa ratusan porsi makanan.

“Aku dari jam setengah empat pagi bawa 300 porsi,” kata Erna.

Semangat para relawan terlihat sejak pagi hingga acara berlangsung.

>>> Pramono Anung Andalkan Ekonomi Kreatif sebagai Motor Pertumbuhan Baru Jakarta

Mereka bergotong royong menyiapkan hidangan dan menyelenggarakan acara untuk mempererat kerukunan antarumat melalui kegiatan sosial yang penuh ketulusan.