Files by Google adalah aplikasi manajemen file yang hebat untuk ponsel Android. Namun, bagi sebagian pengguna, aplikasi bawaan tersebut terasa kurang memadai.

Seorang pengguna memutuskan mencari alternatif dan menemukan MiXplorer, aplikasi yang telah dikembangkan aktif selama lebih dari satu dekade.

>>> Hugh Grant dan Anna Eberstein Hadiri Resepsi Pernikahan Taylor Swift dan Travis Kelce di New York

Aplikasi ini menawarkan fitur yang membuat pengguna power user sangat senang.

MiXplorer Tidak Membuang Waktu

MiXplorer mengutamakan fungsionalitas.

Antarmuka beranda menampilkan kategori dengan kode warna yang jelas, bukan ruang kosong seperti tab Recents di Files by Google.

Setiap elemen aplikasi dirancang untuk membuat file mudah dipahami. Contoh kecilnya adalah tampilan ukuran folder di bawah setiap judul.

Informasi relevan langsung terlihat, seperti sisa ruang penyimpanan yang tersisa. Hal ini membantu pengguna menyadari kondisi penyimpanan mereka.

Kustomisasi Menjadi Bagian Integral

Tampilan default MiXplorer mungkin terasa ketinggalan zaman, tetapi aplikasi ini memungkinkan kustomisasi hampir setiap elemen. Tersedia tema siap pakai dari kontributor, atau pengguna dapat menyesuaikan sendiri UI.

>>> Apa Itu ByteDance? Perusahaan Induk TikTok yang Dikaitkan dengan Isu PHK Karyawan Tokopedia

Opsi kustomisasi tidak langsung; kode hex dan tag menjadi alatnya.

Pengguna dapat menyesuaikan sudut melengkung, menghapus tombol server yang tidak digunakan, atau menambahkan fungsi pencarian ke semua menu.

MiXplorer juga mendukung akses penyimpanan cloud. Namun, Google membatasi akses API pada 2024, sehingga verifikasi manual diperlukan untuk Google Drive.

Sementara itu, OneDrive dapat terhubung dengan mudah.

Fitur Auto Tasks menjadi favorit. Pengguna dapat mengatur pencadangan otomatis dokumen ke OneDrive saat ponsel diisi daya atau pada waktu tertentu.

>>> Pelatih Cape Verde Bangga Meski Gagal Kalahkan Argentina di Piala Dunia

MiXplorer juga dapat membaca e-book, menulis dokumen, memutar musik, dan mengelola HTML. Semakin sering digunakan, semakin terasa reputasinya sebagai aplikasi serba bisa.