Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung mengaku terharu saat menghadiri acara open house Sekolah Rakyat Menengah Atas (SRMA) 10 Jakarta pada Jumat (3/7).

Ia bahkan meneteskan air mata karena teringat masa lalunya yang pernah hidup dalam keterbatasan.

>>> KPK Temukan 55 Kg Platina di Mobil Bupati Langkat

Pramono hadir bersama Menteri Sosial Saifullah Yusuf (Gus Ipul) dan para orang tua siswa.

Kehadiran dua tokoh nasional itu disambut meriah oleh para siswa yang mengenakan seragam PDL hijau army dan seragam pesiar merah marun.

"Dari tadi sebenarnya saya meneteskan air mata. Saya mengalami hal yang kurang lebih sama.

Kalau dulu saya tidak mendapat bantuan pemerintah melalui beasiswa, mungkin saya juga tidak bisa bersekolah," ujar Pramono dalam keterangan tertulis, Sabtu (4/7).

Menurut Pramono, pendidikan merupakan investasi jangka panjang yang mampu mengubah kehidupan sebuah keluarga secara signifikan.

Ia menilai wajah para siswa Sekolah Rakyat kini memancarkan rasa optimisme yang besar dan memiliki daya juang tinggi.

Sebelum memasuki aula, Pramono berdialog singkat dengan siswa bernama Muhammad Sesa yang ikut atraksi baris variasi.

Sesa mengaku senang bisa kembali bersekolah setelah sempat putus sekolah.

Pramono menyambut baik jawaban jujur itu dan berpesan agar ia belajar dengan tekun.

Dukungan Pemprov DKI untuk Sekolah Rakyat

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta menyatakan siap memberikan dukungan penuh terhadap pengembangan dan keberlanjutan Sekolah Rakyat.

Dukungan itu termasuk rencana penambahan kapasitas tampung bagi siswa baru di Jakarta.

"Dari yang sudah berjalan sekarang, kami siap memberikan dukungan sepenuhnya. Tadi saya juga berdiskusi dengan Pak Menteri untuk menambah sekitar seribu siswa lagi di Jakarta," tutur Pramono.