VinFast terus memperkuat infrastruktur kendaraan listrik di Indonesia.

Pabrikan asal Vietnam ini menargetkan pembangunan 10.000 titik Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU) hingga akhir tahun 2026.

>>> Toaru Anbu no Item Rilis Trailer, Tema Lagu, dan Jadwal Tayang 9 Oktober

Head of Training Department VinFast Indonesia, Rinaldi Ramdani, mengungkapkan progres pembangunan saat ini sudah mencapai hampir 2.900 titik.

"Total sekarang kami sudah punya hampir 2.900 titik. Jadi, 3.000 lah by akhir bulan ini ya," ujarnya.

VinFast bekerja sama dengan V-Green untuk membangun jaringan pengisian daya yang masif. Jaringan ini tidak hanya mencakup kawasan komersial dan perkantoran, tetapi juga ruang publik seperti Kantor Pos.

>>> Dodgers Atur Ulang Jadwal Pitching Shohei Ohtani Sebelum All-Star Game

Program Free Charging Diperpanjang

Selain infrastruktur, VinFast memperpanjang program pengisian daya gratis bagi konsumen. Program free charging kini berlaku hingga 2029, sebelumnya hanya sampai 2028.

Rinaldi menjelaskan perpanjangan ini didasarkan pada respons positif konsumen. "Kami melihat ternyata banyak yang tertarik dengan free charging karena memang tentunya itu menurunkan cost ya," tambahnya.

Untuk memudahkan pengguna, VinFast mengintegrasikan akses pengisian daya melalui aplikasi. Konsumen dapat mencari lokasi SPKLU secara real-time, memantau ketersediaan charger, dan melakukan pembayaran dalam satu aplikasi.

>>> PKH dan Program Sembako Tahap 3 Juli 2026: Jadwal, Nominal, dan Cara Cek

Langkah ini diharapkan mengurangi kekhawatiran konsumen tentang ketersediaan daya saat bepergian. Dengan infrastruktur yang luas, VinFast optimistis dapat mendorong adopsi kendaraan listrik di Indonesia.