Timnas Argentina harus bekerja keras untuk mengalahkan Tanjung Verde 3-2 pada babak 32 besar Piala Dunia 2026. Pertandingan baru berakhir setelah babak perpanjangan waktu.

Pelatih Lionel Scaloni mengakui kemenangan itu diraih dengan susah payah. Ia menyebut perlawanan sengit lawan dan kondisi lapangan yang tidak ideal menjadi faktor.

>>> Hasil Piala Dunia 2026: Sontekan Maut Jhon Arias Bawa Kolombia Singkirkan Ghana

"Ini untuk mereka yang mengatakan kami mendapat jalur mudah di bagan turnamen," ujar Scaloni seusai pertandingan.

"Tentu kami pantas menang dan lolos, tetapi ini adalah pertandingan yang sangat sulit."

Scaloni Keluhkan Kondisi Lapangan

Scaloni mengungkapkan para pemainnya kelelahan setelah bermain selama 120 menit. "Mereka mengakhiri pertandingan dalam kondisi benar-benar kelelahan," katanya.

>>> Fakta-fakta Rencana Pemakaman Ali Khamenei, Dimulai Hari Ini

Ia menambahkan bahwa masih ada beberapa hal yang perlu diperbaiki. Namun, daya juang pemain menjadi kunci lolos ke babak berikutnya.

Tanjung Verde dua kali menyamakan kedudukan, termasuk gol spektakuler Sidny Lopes Cabral di babak tambahan. Scaloni mengaku hanya ingin pertandingan segera berakhir.

"Semua orang mengira pertandingan ini akan mudah, tetapi kami tahu kenyataannya tidak seperti itu," tegas Scaloni.

>>> Mesir ke 16 Besar Piala Dunia 2026, Pelatih Dedikasikan Kemenangan untuk Palestina

Argentina tetap menunjukkan mental juara meski menghadapi tekanan. Scaloni menepis anggapan bahwa status favorit menjadi beban bagi timnya.