Dubai mengubah pusat perbelanjaan utama menjadi lintasan lari dan jalan kaki ber-AC melalui inisiatif Dubai Mallathon.

Langkah ini bertujuan menjaga warga tetap aktif saat wilayah tersebut memasuki puncak musim panas.

>>> Gelombang Panas dan Badai Dahsyat Ganggu Perjalanan Akhir Pekan Liburan di Midwest

Perubahan musim ekstrem dimulai pada Jumat, 3 Juli 2026, dengan dimulainya Jamrat Al Qaydh.

Periode 40 hari ini dikenal di seluruh Semenanjung Arab sebagai masa dengan panas paling intens dan kering sepanjang tahun.

Fenomena cuaca ini berlangsung hingga Senin, 10 Agustus 2026.

Kota pun meluncurkan program olahraga dalam ruangan, diskon ritel, dan hiburan untuk mengimbangi suhu luar yang sangat tinggi.

>>> Pemerintah Buka CPNS Guru 2027 untuk Atasi Kekurangan 561 Ribu Tenaga Pendidik

Suhu Bisa Capai 50 Derajat Celsius

Menurut Emirates Astronomical Society, suhu selama periode puncak ini bisa melebihi 50 derajat Celsius di wilayah gurun. Panas disertai angin kering dan panas yang dikenal sebagai simoom.

Organisasi tersebut mencatat bahwa periode ini dimulai saat bintang Gemini pertama terbit dari ufuk timur saat fajar.

Pemerintah menyesuaikan aktivitas publik ke infrastruktur dalam ruangan untuk mempertahankan pariwisata dan rutinitas kebugaran.

Program lintasan lari Mallathon akan berlangsung hingga Selasa, 15 September 2026.

>>> Caviar Rilis Koleksi Mewah iPhone Lipat yang Belum Dirilis Apple

Acara ini berbarengan dengan festival Dubai Summer Surprises selama 60 hari yang dimulai pada Kamis, 2 Juli 2026.