Mesir melaju ke babak 16 besar Piala Dunia setelah menyingkirkan Australia melalui adu penalti 4-2 di Dallas Stadium, Jumat (3/7/2026).

Pertandingan berakhir imbang 1-1 setelah waktu normal.

>>> Inter Milan Resmi Dapatkan Ivan Provedel dari Lazio

Keputusan kontroversial terjadi saat pelatih Australia Tony Popovic mengganti kiper utama Patrick Beach di detik-detik akhir waktu normal.

Beach sebelumnya melakukan penyelamatan penting untuk menjaga skor imbang.

Kiper cadangan Mathew Ryan masuk untuk menghadapi adu penalti, namun gagal menghentikan eksekusi pemain Mesir. Ryan memiliki pengalaman tampil di empat Piala Dunia sebelumnya.

Beach tampil gemilang sepanjang turnamen setelah menggantikan Ryan yang sebelumnya menjadi kiper utama. Ia mencatatkan clean sheet melawan Turki dan Paraguay di fase grup.

Australia lolos ke fase gugur dengan empat poin dari Grup G. Sementara itu, Mesir mengumpulkan lima poin termasuk kemenangan 3-1 atas Selandia Baru.

>>> PDIP Ragukan Jokowi Tak Tahu Prosesi Injak Kepala Kerbau, PSI: Bukan Banteng

Kapten Mesir Mohamed Salah mencetak gol melawan Iran di laga pamungkas grup sebelum mengalami cedera lutut kiri. Pelatih Hossam Hassan optimis Salah bisa fit untuk pertandingan selanjutnya.

Pergantian kiper khusus untuk adu penalti ini merupakan yang pertama sejak 2014. Saat itu Belanda sukses melakukannya dengan Tim Krul, namun kali ini Australia gagal.

Beach mengaku baru mengetahui keputusan tersebut saat bersamaan dengan publik. Ia menghormati keputusan pelatih dan siap mendukung tim.

Kiper Melbourne City itu menerima bahwa keputusan diambil demi kebaikan tim. Ia menegaskan tidak ada perasaan negatif terhadap Ryan maupun staf pelatih.

>>> Viral Kisah Sarjana ITB Raih Cuan dan Buka Lapangan Kerja Lewat Sampah

Kekalahan ini mengakhiri perjalanan Australia di Piala Dunia 2026, sementara Mesir terus melaju ke babak berikutnya.