Belanja AI Perusahaan Anjlok, Biaya Token Lebih Mahal dari Tenaga Manusia
Belanja perusahaan untuk kecerdasan buatan (AI) mengalami tekanan finansial yang parah. Indeks Silicon Data LLM Token Expenditure turun hampir 20% dari puncaknya pada Mei hingga 3 Juli 2026.
Penurunan ini terjadi di tengah laporan bahwa biaya token yang membengkak telah melampaui biaya tenaga kerja manusia yang seharusnya digantikan oleh teknologi tersebut.
>>> Chicago dan Sekitarnya Siapkan Perayaan 4 Juli Terbesar untuk HUT ke-250 AS
Data Bloomberg menunjukkan bahwa meskipun belanja AI secara keseluruhan meningkat dua kali lipat sejak tahun lalu, koreksi pasar yang tajam sedang berlangsung.
Perusahaan mengalami kejutan biaya akibat utilisasi yang tidak efisien.
Perusahaan teknologi besar, termasuk Uber dan Microsoft, melaporkan anggaran yang habis karena konsumsi token internal yang tidak terkendali.
Penggunaan tersebut tidak berkorelasi dengan peningkatan produktivitas yang nyata.
Kebijakan ini menandai berakhirnya era di mana karyawan menggunakan model AI secara berlebihan untuk menaikkan statistik penggunaan di papan peringkat internal perusahaan.
CEO Tabs: Perusahaan Ubah Cara Belanja AI
CEO Tabs, Ali Hussain, membahas perubahan pasar dan perubahan industri yang akan datang dalam wawancara dengan Yahoo Finance.
Ia menjelaskan bahwa sifat tak terduga dari tagihan infrastruktur telah mempersulit proses penganggaran perusahaan.
"Tokenmaxxing sudah berakhir, tetapi perusahaan masih membelanjakan uang untuk AI. Apa yang berubah?"
kata Hussain. Ia menambahkan bahwa praktik memaksimalkan penggunaan token adalah tren terbaru Silicon Valley sampai perusahaan menerima tagihan.
Model pengeluaran yang tidak berkelanjutan telah memaksa raksasa teknologi untuk mempertimbangkan kembali alur kerja teknik mereka.
Keterbatasan infrastruktur dan tagihan mendadak yang tinggi mendorong para CFO untuk mengubah perencanaan sumber daya triwulanan mereka.
Update Terbaru
Hasil Piala Dunia: Mesir Unggul atas Australia di Babak Pertama
Sabtu / 04-07-2026, 02:56 WIB
Slow Burn Relationship: Hubungan Pelan-pelan yang Justru Bikin Awet
Sabtu / 04-07-2026, 02:56 WIB
Portugal vs Spanyol: Lamine Yamal Hormati Ronaldo tapi Tak Gentar
Sabtu / 04-07-2026, 02:56 WIB
Gol Bunuh Diri Mohamed Hany Bikin Australia vs Mesir Imbang 1-1
Sabtu / 04-07-2026, 02:53 WIB
Flyover Latumenten Jakarta Barat Disebut Bisa Kurangi Macet 40 Persen
Sabtu / 04-07-2026, 02:53 WIB
Ange Postecoglou Resmi Latih Al Nassr, Tangani Ronaldo Cs
Sabtu / 04-07-2026, 02:53 WIB
Sarwendah Siap Tempuh Jalur Hukum Hadapi Gugatan Hak Asuh Ruben Onsu
Sabtu / 04-07-2026, 02:42 WIB
Kuasa Hukum dr. Tifa: Berkas Dakwaan Belum Kami Terima
Sabtu / 04-07-2026, 02:42 WIB
Rekor Dunia Super Mario 64 16 Star Dipecahkan Lagi oleh Suigi Setelah 3 Tahun
Sabtu / 04-07-2026, 02:14 WIB
Buru Diskon PS5 Fisik 4 Juli Sebelum Sony Tinggalkan Media Fisik
Sabtu / 04-07-2026, 02:14 WIB
AnimEigo Umumkan Rilis Blu-ray untuk Sakon the Ventriloquist, Moshidora, AD Police Files, dan Lainnya
Sabtu / 04-07-2026, 02:14 WIB
Danganronpa 2x2 Resmi Tunda ke Awal 2027, Rilis Skenario Baru 'Slayhem'
Sabtu / 04-07-2026, 02:14 WIB
Washington Wizards Dapatkan Deandre Ayton dari Los Angeles Lakers
Sabtu / 04-07-2026, 02:11 WIB
Kasus Pembunuhan Jaswant Singh Khalra 1995 Kembali Disorot
Sabtu / 04-07-2026, 02:11 WIB






