Tiga siswa sekolah dasar berhasil meraih nilai sempurna pada Grand Final Indonesian Olympiad Battle (IOB) Mathematics Season 1.

Mereka adalah Hugo Roland Handyanto, Jefferson Aldrich Wijaya, dan Lionel Anson Setiawan.

>>> Korea Gagal di Piala Dunia 2026, KFA Minta Maaf dan Siapkan Pelatih Baru

Kompetisi ini diikuti lebih dari 4.500 peserta dari sekitar 3.000 sekolah di seluruh Indonesia.

Setelah seleksi berjenjang secara daring, hanya 160 finalis terbaik yang melaju ke babak puncak di Ciputra Artpreneur, Jakarta Selatan, pada 27 Juni 2026.

Pada babak final, peserta harus menyelesaikan soal matematika dalam waktu 90 menit. Soal dirancang untuk menguji kemampuan berpikir logis, penalaran analitis, pemecahan masalah, dan ketelitian.

Hugo, Jefferson, dan Lionel menjadi satu-satunya peserta tingkat SD yang mampu menjawab seluruh soal dengan benar. Atas prestasi itu, penyelenggara memberikan Perfect Score Award senilai total Rp20 juta.

>>> Kebakaran TPA Jatiwaringin Padam 30%, Petugas Gunakan Sistem Inject

Apresiasi untuk Ketekunan

Direktur Jenderal PAUD, Dikdas, dan Diknonmen Kemendikdasmen, Gogot Suharwoto, menilai ajang ini penting untuk mengembangkan potensi anak. "Mereka adalah tumpuan masa depan bangsa Indonesia," ujarnya.

Head of Partnership Indonesian Olympiad Battle, Fauzi, mengatakan keberhasilan para finalis lahir dari proses belajar panjang. "Prestasi lahir dari proses yang panjang, bukan dari hasil instan," katanya.

Pencapaian ketiga siswa ini menjadi bukti bahwa ketekunan dan pembinaan tepat dapat membawa anak Indonesia berprestasi di tingkat nasional.

>>> Kemendagri Minta Klarifikasi Bupati Purwakarta, Saepul Akui Kesalahan

Penyelenggara berharap kompetisi ini mendorong lebih banyak pelajar mengembangkan kemampuan akademik.